Fakta Nasional

Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Terkemuka AS Bahas Apa Sih?

EKONOMI, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto baru saja mengukir catatan krusial dalam diplomasi ekonomi Indonesia di Washington DC (20/2/2026). Pertemuan ini bukan sekadar diskusi meja bundar biasa, melainkan langkah strategis bersama 12 t…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 21 February 2026 📖 1 menit
Prabowo Bertemu 12 Pengusaha Terkemuka AS Bahas Apa Sih?
Pertemuan Prabowo dengan 12 Pengusaha Terkemuka AS/(instagram)
) -->

EKONOMI, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto baru saja mengukir catatan krusial dalam diplomasi ekonomi Indonesia di Washington DC (20/2/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar diskusi meja bundar biasa, melainkan langkah strategis bersama 12 taipan terbesar Amerika Serikat yang mengendalikan aset global triliunan dolar.

Dilansir dari berbagai sumber pada 21 Februari 2026, melalui peran strategis Danantara sebagai pengelola aset utama BUMN, Indonesia kini memposisikan diri sebagai mitra setara bagi investor kelas kakap dunia.

Daftar hadir dalam pertemuan tersebut menyerupai daftar "Siapa yang Terkuat" di dunia investasi. Nama-nama seperti Todd L. Boehly (Eldridge Industries) dan Armen Panossian (Oaktree) yang dikenal sebagai pemilik klub elit Chelsea hingga Inter Milan, menunjukkan minat serius pada potensi domestik kita.

Kehadiran tokoh dari BlackRock, KKR, hingga Warburg Pincus menandakan bahwa stabilitas ekonomi Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo telah berhasil memberikan sinyal positif bagi ekosistem modal global yang sangat selektif.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa misi utama pertemuan ini adalah menciptakan iklim investasi yang kondusif namun tetap menguntungkan kepentingan dalam negeri, dilansir pada 21 Februari 2026.

Prabowo berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya guna membangun rantai ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja secara masif.

Dengan narasi yang percaya diri, Indonesia kini siap bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan baru dunia yang stabil dan prospektif bagi para pemain infrastruktur maupun teknologi global.

Pertemuan di Washington ini menegaskan fase baru Indonesia: negara yang tidak hanya menunggu investasi datang, tetapi aktif menjemput bola dengan tawaran kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kesejahteraan rakyat dan kemajuan industri nasional.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK