Fakta Nasional

Prabowo Diprediksi Maju Lagi di 2029: Gerindra Pede Tanpa Gibran?

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Spekulasi mengenai peta politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menghangat. Meski baru memasuki awal masa jabatan, Partai Gerindra dinilai sangat percaya diri untuk kembali mengusung Prabowo Subianto di periode k…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 February 2026 📖 1 menit
Prabowo Diprediksi Maju Lagi di 2029: Gerindra Pede Tanpa Gibran?
Presiden Prabowo Subianto Gelar Griya Silaturahmi Idulfitri 1446 Hijriah/(Instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Spekulasi mengenai peta politik Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menghangat. Meski baru memasuki awal masa jabatan, Partai Gerindra dinilai sangat percaya diri untuk kembali mengusung Prabowo Subianto di periode kedua.

Menariknya, pengamat politik melihat adanya indikasi Gerindra tidak lagi memprioritaskan paket "Prabowo-Gibran" untuk laga mendatang, sebuah langkah yang dinilai cukup berani, dilansir pada 11 Febuari 2026.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menyebutkan bahwa Gerindra belajar dari pola kepemimpinan SBY dan Jokowi. Sebagai petahana, popularitas seorang presiden cenderung meroket saat memasuki periode kedua jika kinerjanya dianggap memuaskan.

Kepercayaan diri ini membuat Gerindra merasa Prabowo tetap akan memiliki daya tawar tinggi dan peluang menang yang besar, terlepas dari siapa pun sosok cawapresnya nanti.

Langkah Gerindra yang tidak terlalu mengekspos nama Gibran dalam rencana 2029 bisa jadi merupakan strategi untuk menjaga fleksibilitas politik.

Dengan posisi Prabowo yang semakin kuat sebagai tokoh sentral, Gerindra mungkin ingin menunjukkan kemandirian partai dalam menentukan arah koalisi di masa depan. Fokus saat ini adalah membuktikan kesuksesan pemerintahan agar modal politik di 2029 tetap terjaga kuat di tangan petahana.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK