Fakta Nasional

Prabowo Geram Izin Usaha Tembus 2 Tahun, Satgas Deregulasi Segera Dibentuk untuk Pangkas Birokrasi

FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah revolusioner untuk membenahi iklim investasi di Indonesia yang selama ini terbelit keruwetan regulasi. Kepala Negara menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Deregu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 14 May 2026 📖 1 menit
Prabowo Geram Izin Usaha Tembus 2 Tahun, Satgas Deregulasi Segera Dibentuk untuk Pangkas Birokrasi
Prabowo Geram Izin Usaha Tembus 2 Tahun, Satgas Deregulasi Segera Dibentuk untuk Pangkas Birokrasi/(Foto: TIM PRESIDEN)
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah revolusioner untuk membenahi iklim investasi di Indonesia yang selama ini terbelit keruwetan regulasi.

Kepala Negara menginstruksikan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Deregulasi guna menyederhanakan proses perizinan yang dinilai terlalu lamban dan berbelit-belit dibandingkan negara tetangga.

Instruksi tegas ini disampaikan langsung kepada Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam acara Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan pada Rabu (13/5/2026).

Merujuk pada pantauan redaksi, Presiden mengaku sering menerima keluhan dari investor yang harus menunggu hingga dua tahun hanya untuk mengantongi izin usaha. Kondisi ini dipandang sebagai hambatan besar bagi kemajuan ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyoroti ketimpangan efisiensi birokrasi di kawasan Asia Tenggara. Ia mempertanyakan alasan Indonesia membutuhkan waktu bertahun-tahun, sementara negara lain mampu menyelesaikan proses serupa hanya dalam hitungan minggu.

"Kalau mereka bisa keluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita dua tahun?" tegas Presiden saat menekankan pentingnya simplifikasi regulasi.

Langkah deregulasi ini bukan sekadar soal kecepatan, melainkan juga bagian dari strategi pemberantasan korupsi. Regulasi yang terlalu berlapis diyakini membuka celah bagi praktik penyimpangan dan pungutan liar.

Dengan menyederhanakan aturan, pemerintah berharap dapat menciptakan sistem yang lebih transparan dan kompetitif di mata dunia internasional.

Presiden menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk membantu pengusaha yang benar-benar serius bekerja dan memberikan nilai tambah bagi negara.

Satgas khusus yang akan diisi oleh para pakar ini bertugas mengevaluasi seluruh aturan yang dianggap menghambat. Meski demikian, Presiden tetap memberikan peringatan keras bagi pelaku usaha yang nakal.

"Para pengusaha harus dibantu, harus didukung. Yang nakal, kita tertibkan," lanjut Prabowo.

Melalui pembentukan Satgas Deregulasi ini, Indonesia menargetkan transformasi besar dalam tata kelola perizinan guna menghadirkan iklim usaha yang sehat, kompetitif, dan memiliki kredibilitas tinggi di hadapan para pemodal global maupun domestik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK