Fakta Nasional

Prabowo Resmi Ganti Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk Pimpin Program Gizi Nasional

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S Deyang sebagai kepala lembaga tersebut. Keputusan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 03 June 2026 📖 1 menit
Prabowo Resmi Ganti Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk Pimpin Program Gizi Nasional
Upacara yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia" tersebut turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri, serta pimpinan lembaga tinggi negara./(Foto: instagram/@prabowo)

FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan menunjuk Nanik S Deyang sebagai kepala lembaga tersebut.

Keputusan itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pergantian ini sekaligus mengakhiri masa jabatan Dadan Hindayana yang sebelumnya memimpin BGN sejak dilantik Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada Agustus 2024.

Selain mengganti posisi kepala, pemerintah juga menetapkan Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala BGN yang baru.

Dalam keterangannya, Prasetyo Hadi menyebut Presiden mengambil keputusan untuk melakukan penyegaran organisasi di tubuh BGN.

Selain Dadan Hindayana, dua wakil kepala sebelumnya yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya juga diganti.

Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pejabat lama yang dinilai telah berperan dalam membangun fondasi lembaga tersebut sejak awal berdiri.

BGN merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran.

Dadan Hindayana sendiri dikenal sebagai figur yang dipercaya memimpin BGN sejak masa akhir pemerintahan Jokowi.

Saat itu, lembaga tersebut dipersiapkan untuk mengelola program pemenuhan gizi masyarakat melalui MBG.

Berdasarkan laporan sejumlah media nasional, pergantian pimpinan dilakukan di tengah evaluasi pemerintah terhadap berbagai program strategis yang dijalankan BGN.

Dengan kepemimpinan baru, pemerintah berharap koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, serta pelaksanaan program gizi nasional dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara optimal.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK