Fakta Nasional

Presiden Jokowi Resmi Lantik Gus Ipul Sebagai Mensos dan Eddy Hartono Sebagai Kepala BNPT

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Joko Widodo resmi melantik Jokowi melantik Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebagai Menteri Sosial dan Irjen Pol Eddy Hartono sebagai Kepala BNPT di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/09/2024). Irjen Pol.…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 September 2024 📖 1 menit
Presiden Jokowi Resmi Lantik Gus Ipul Sebagai Mensos dan Eddy Hartono Sebagai Kepala BNPT
Gus Ipul dan Irjen Pol Eddy Hartono usai dilantik Presiden Jokowi sebagai Mensos dan Kepala BNPT/CNN.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Presiden Joko Widodo resmi melantik Jokowi melantik Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebagai Menteri Sosial dan Irjen Pol Eddy Hartono sebagai Kepala BNPT di Istana Negara Jakarta, Rabu (11/09/2024).

Irjen Pol. Eddy Hartono dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Komjen Pol. Rycko Amelza Dahnile.

Sedang Gus Ipul dilantik sebagai Menteri Sosial menggantikan Tri Risamharini yang maju sebagai calon gubernur Jawa Timur pada Pilkada Serentak 2024 ini.

Sekilas Mengenai Kepala BNPT yang Baru

Irjen Pol Eddy Hartono lahir pada Mei 1967. Eddy Hartono lulusan Akademi Kepolisian 1990 berpengalaman dalam bidang Reserse.

Eddy mengemban amanat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri sejak 25 Agustus 2021.

Lemdiklat Polri merupakan unsur pendukung pelaksana pendidikan dan pengembangan yang berada di bawah Kapolri dengan tugas merencanakan, mengembangkan, dan menyelenggarakan pendidikan Kepolisian.

Pada tahun 2008, dia pernah menjabat Penyidik Muda Subdit V/Siber Dittipideksus Bareskrim Polri. Setahun kemudian, dia menjabat Kapolres Hulu Sungai Selatan Polda Kalsel.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada tahun 2021, Irjen Pol. Eddy Hartono memiliki total kekayaan sebesar Rp3.196.460.020.

Kekayaan tersebut mayoritas berasal dari kas dan setara kas, serta kepemilikan tanah dan bangunan di Serang. Tidak terdapat catatan mengenai utang dalam LHKPN tersebut.[zul]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK