Fakta Nasional

Presiden Prabowo Berhasil Selamatkan Kekayaan Negara Rp6,6 Triliun

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dalam langkah tegas memberantas korupsi, Presiden Prabowo Subianto melaporkan penyelamatan keuangan negara senilai lebih dari Rp6,6 triliun. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Sat…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 25 December 2025 📖 1 menit
Presiden Prabowo Berhasil Selamatkan Kekayaan Negara Rp6,6 Triliun
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dalam langkah tegas memberantas korupsi, Presiden Prabowo Subianto melaporkan penyelamatan keuangan negara senilai lebih dari Rp6,6 triliun.

Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras Satgas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang bertujuan mengembalikan hak-hak rakyat dari praktik penyimpangan, 24 Desember 2025.

Presiden menegaskan bahwa nilai tersebut barulah sebagian kecil dari potensi kerugian negara yang sebenarnya terjadi selama puluhan tahun. Praktik perampokan kekayaan alam di kawasan hutan telah lama menjadi lubang bocornya ekonomi nasional.

Dengan langkah ini, pemerintah memulai era baru dalam penegakan hukum yang tanpa pandang bulu terhadap para pelanggar.

Prabowo memastikan bahwa setiap rupiah yang diselamatkan akan dialokasikan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. Beliau menyatakan tidak akan ragu untuk terus mengejar potensi kerugian lainnya, termasuk denda yang diperkirakan mencapai ratusan triliun rupiah.

Pemerintah berkomitmen bekerja tanpa henti guna memastikan kekayaan negara tidak lagi mengalir ke pihak yang tidak bertanggung jawab.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan integritas dalam pengelolaan sumber daya alam Indonesia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK