Fakta Nasional

Presiden Prabowo Dorong Penyaluran KUR ke Sektor Produktif: Fokus Perikanan dan Industri Pengolahan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada Selasa (18/3/2025), di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan arahan strategis untuk mendorong penyaluran Kredit Usah…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 19 March 2025 📖 2 menit
Presiden Prabowo Dorong Penyaluran KUR ke Sektor Produktif: Fokus Perikanan dan Industri Pengolahan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/(Instagram)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada Selasa (18/3/2025), di Istana Kepresidenan Jakarta, Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan arahan strategis untuk mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke sektor-sektor produktif.

Presiden menilai bahwa pembiayaan yang lebih diarahkan ke sektor perikanan dan industri pengolahan sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing dan menciptakan lapangan kerja baru.

Saat ini, penyaluran KUR masih didominasi oleh sektor perdagangan sebesar 48,4%, pertanian 29%, dan jasa 14,2%, sedangkan sektor perikanan baru menyerap 1,7% dan industri pengolahan 7,6%. Kondisi tersebut dinilai belum optimal dalam mendukung pengembangan usaha produktif yang memiliki potensi besar bagi perekonomian nasional.

Presiden Prabowo menekankan bahwa sektor perikanan dan industri pengolahan memiliki peluang besar untuk tumbuh jika mendapatkan dukungan pembiayaan yang lebih signifikan.

Dengan peningkatan pembiayaan, pelaku usaha di kedua sektor ini dapat meningkatkan inovasi, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas jaringan distribusi.

Hal ini tidak hanya akan meningkatkan nilai tambah produk dalam rantai pasok nasional, tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada sektor perdagangan yang saat ini mendominasi.

Pendekatan ini diharapkan dapat merangsang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di berbagai daerah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.

Dalam rangka mewujudkan arah kebijakan tersebut, Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa akan dilakukan revisi terhadap Keputusan Presiden (Keppres) terkait KUR.

Revisi ini dirancang untuk melibatkan kementerian terkait, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, dalam komite pengelola program KUR.

Langkah tersebut bertujuan agar penyaluran kredit lebih tepat sasaran dan mendukung pengembangan usaha di sektor-sektor produktif.

Pendekatan lintas sektor ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih dinamis, sehingga perekonomian nasional dapat beradaptasi dengan tantangan global dan meraih pertumbuhan yang berkelanjutan.

Kebijakan strategis yang diarahkan Presiden Prabowo ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.

Dengan memfokuskan pembiayaan pada sektor perikanan dan industri pengolahan, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk berinovasi dan meningkatkan produktivitas.

Transformasi kebijakan KUR ini merupakan bukti komitmen pemerintah dalam mendukung sektor-sektor produktif agar dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK