Fakta Nasional

Presiden Prabowo Hadir di May Day 2025: Dukungan dan Harapan Buruh

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 pada 1 Mei 2025, seluruh mata tertuju pada keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk hadir langsung di Lapangan Monas, Jakarta. Pernyataan ini disampaikan oleh…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 01 May 2025 📖 1 menit
Presiden Prabowo Hadir di May Day 2025: Dukungan dan Harapan Buruh
Presiden Prabowo Hadir di May Day 2025 untuk Dukungan dan Harapan Buruh/(Instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 pada 1 Mei 2025, seluruh mata tertuju pada keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk hadir langsung di Lapangan Monas, Jakarta.

Pernyataan ini disampaikan oleh Mensesneg sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, setelah undangan resmi KSPI diterima.

Kehadiran kepala negara pada hari buruh menjadi bukti komitmen Pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan dan penghormatan terhadap peran buruh dalam pembangunan nasional.

Ketua KSPI Said Iqbal memperkirakan kehadiran 200 ribu buruh dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Purwakarta, Karawang, Serang, hingga Cilegon.

Selain itu, perayaan serupa akan diadakan oleh serikat pekerja di 30 provinsi dengan total partisipasi melebihi 1,2 juta orang.

Susunan acara mencakup orasi isu-isu strategis, penyerahan tuntutan, hingga pentas seni budaya yang semakin memeriahkan suasana.

Prabowo Subianto menjadi presiden RI kedua setelah Bung Karno yang hadir secara langsung pada perayaan Hari Buruh (di GBK tahun 1965).

Kehadiran presiden atau perdana menteri dalam May Day adalah praktik umum di banyak negara, sebagai simbol pengakuan dan penghormatan atas peran buruh.

Bagi buruh, ini bukan semata seremonial: hadirnya kepala negara membuka peluang dialog langsung, percepatan penyelesaian tuntutan, dan penegasan bahwa suara pekerja diperhatikan di tingkat tertinggi pemerintahan.

Dengan kehadiran Presiden, sinergi antara Pemerintah, swasta, pengusaha, dan buruh diharapkan semakin kuat.

Momentum May Day 2025 di Monas bukan hanya soal demonstrasi, melainkan wujud kolaborasi membangun fondasi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK