Presiden Prabowo Setujui Perluasan Program Bedah Rumah hingga 2027
FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto memberikan persetujuan terhadap rencana perluasan Program Bedah Rumah hingga tahun 2027. Keputusan ini diambil setelah Kepala Negara menerima laporan perkembangan program strategis dari Menteri Perumahan…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Presiden Prabowo Subianto memberikan persetujuan terhadap rencana perluasan Program Bedah Rumah hingga tahun 2027.
Keputusan ini diambil setelah Kepala Negara menerima laporan perkembangan program strategis dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut fokus pada evaluasi dan peningkatan kualitas hunian masyarakat, serta memperluas akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Baca Juga: Senin Depan, Presiden Prabowo Bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Duta Besar Negara Sahabat di Istana
Salah satu poin utama yang dilaporkan kepada Presiden adalah capaian target renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) di berbagai wilayah Indonesia.
“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Seskab Teddy.
Melihat capaian tersebut, Presiden Prabowo menyetujui penambahan kuota anggaran dan target Program Bedah Rumah untuk periode 2027 guna memperluas jangkauan bantuan.
Progres Rumah Susun Subsidi Meikarta
Selain program bedah rumah, Seskab Teddy juga memaparkan perkembangan proyek pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Proyek ini berjalan sebagai bagian dari pilar percepatan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah.
Saat ini, proyek rusun subsidi di Meikarta tersebut dilaporkan telah memasuki tahapan pembersihan lahan (land clearing) dan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Untuk mendukung ketercapaian target hunian nasional, pemerintah menyatakan akan terus memperkuat bauran kebijakan perumahan.
Langkah-langkah yang disiapkan meliputi kelanjutan pembangunan rumah subsidi, program penataan kawasan kumuh, hingga penguatan skema pembiayaan perumahan agar lebih ramah bagi daya beli masyarakat luas.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.