Fakta Nasional

Presiden Prabowo Terima Jajaran DPP PKB, Perkuat Sinergi untuk Ekonomi Konstitusi dan Program Strategis Nasional

FAKTANASIONAL.NET, NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam sebuah pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut membahas arah kebijaka…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 05 February 2026 📖 2 menit
Presiden Prabowo Terima Jajaran DPP PKB, Perkuat Sinergi untuk Ekonomi Konstitusi dan Program Strategis Nasional
Presiden Prabowo mengadakan pertemuan dengan pengurus PKB untuk membahas ekonomi konstitusi dan meratakan pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Dok. Ist)
) -->

FAKTANASIONAL.NET, NASIONAL - Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam sebuah pertemuan di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas arah kebijakan pemerintah serta penegasan dukungan politik PKB terhadap kepemimpinan Prabowo.

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa kedatangannya bersama pengurus pusat dan ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) bertujuan untuk menyelaraskan agenda partai dengan program strategis pemerintah.

Baca Juga: Orkestrasi Pilkada Langsung atau Tidak Langsung: Elite Partai Politik dan Oligarki Menjelma Menjadi Monster

Selain membahas dukungan politik, Muhaimin melaporkan selesainya agenda internal partai, yakni Akademi Politik Kebangsaan (Akpolbang), yang menjadi standar baru bagi kaderisasi pengurus utama PKB.

"Kami baru menyelesaikan Akademi Politik Kebangsaan, Akpolbang, dimana calon-calon pengurus utama harus lulus mengikuti Akademi Politik Kebangsaan yang baru saja kami selesaikan beberapa hari yang lalu,” ujar Muhaimin dalam keterangan kepada awak media usai pertemuan.

Muhaimin menambahkan, PKB turut menyampaikan berbagai ide, gagasan, dan usulan strategis guna mendukung kesuksesan pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“PKB mendukung penuh semua keputusan kebijakan dan program-program yang sangat dinikmati rakyat secara langsung. Bahkan kita siap menyukseskan upaya lanjutan dari seluruh program strategis itu,” ungkapnya.
Terkait kebijakan luar negeri, Muhaimin menyatakan bahwa PKB menaruh perhatian pada penguatan posisi Indonesia dan mendukung pendekatan Presiden Prabowo dalam merespons isu-isu geopolitik internasional.
“Di Republik ini tidak ada satupun yang menguasai geopolitik internasional, dan kami meyakini Pak Presiden Prabowo amat sangat paham betul tentang peta geopolitik yang amat sangat rumit, kompleks, dan membutuhkan penanganan cepat dan khusus,” ucapnya.
Salah satu poin utama dalam pembicaraan tersebut adalah kesamaan pandangan mengenai penerapan sistem ekonomi konstitusi sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945. PKB mendorong pemerintah untuk memperluas akses permodalan bagi pelaku ekonomi kecil di lapisan bawah.

Menurut Muhaimin, kehadiran negara sangat diperlukan untuk memastikan akses modal tidak hanya terkonsentrasi pada beberapa pihak saja. PKB meyakini arah kebijakan ekonomi di bawah kepemimpinan Prabowo akan berfokus pada pemerataan.

“Yang kecil saatnya mendapatkan akses permodalan, tidak hanya dimiliki dan dinikmati segelintir orang, tetapi justru yang paling bawah yang harus menikmati permodalan,” ujar Muhaimin.
Muhaimin menekankan pentingnya peran negara dalam melindungi ekonomi rakyat kecil melalui sistem ekonomi yang lebih berkeadilan. Ia menyatakan bahwa PKB akan terus mengawal arah kebijakan ekonomi pemerintah, baik dalam program jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami semua PKB yakin Presiden akan sukses melaksanakan ekonomi konstitusi ini, terutama pada aspek keadilan pemerataan dan keadilan ekonomi. Salah satunya kami puas di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo,” pungkasnya.
Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Coffee Morning KDEKS, Bank Kalbar Siap Dorong Ekosistem Ekonomi Syariah

(Jes)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK