Presiden Prabowo Ungkap Harapan Besarnya dengan Penunjukan Simon Aloysius Sebagai Dirut Pertamina
FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto mengungkap harapan besarnya dalam menunjuak Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero). Hal tersebut disampaikannya saat peresmian RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur pada…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Presiden Prabowo Subianto mengungkap harapan besarnya dalam menunjuak Simon Aloysius Mantiri sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero). Hal tersebut disampaikannya saat peresmian RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur pada Senin (12/1/2025) lalu.
Menurut Prabowo, Simon yang resmi menjabat Dirut melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina (Persero) pada 4 November 2024 lalu itu, dinilai mampu ‘membersihkan’ Pertamina.
Simon juga dinilai bakal mampu mengemban tugas utama untuk mewujudkan swasembada energi bagi Indonesia, khususnya di sektor minyak dan gas bumi.
“Karena itu, waktu saya menjadi Presiden saya bertekad untuk membersihkan Pertamina. Saya angkat saudara Simon Aloysius dengan beberapa anak-anak muda dan saya beri tugas: 'jangan korupsi, jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini',” kata Prabowo, dikutip Rabu (14/1/2025).
Prabowo menyebut jabatan Dirut Pertamina adalah posisi yang strategis. Untuk itu, ia ingin Simon bisa tegas terhadap para jajarannya.
Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan aset senilai US$ 100 miliar ini agar memberikan manfaat maksimal bagi rakyat.
“Anda bertanggung jawab atas sebuah perusahaan USD 100 miliar. Godaan akan banyak, tapi saudara harus teguh dengan semua jajarannya. Dan saya kasih wewenang seluas-luasnya, siapa yang anda nilai tidak bagus, pecat. Jangan ragu-ragu. Demi bangsa dan rakyat harus tega. Enggak ada itu, banyak anak muda yang hebat-hebat,” ujarnya di hadapan jajaran petinggi Pertamina.
Prabowo memberikan wewenang luas kepada Simon untuk melakukan pembenahan internal secara total di satu-satunya perusahaan nasional yang masuk daftar 500 Fortuner tersebut.
Sebagai national champion, Pertamina dituntut untuk beroperasi secara transparan dan profesional tanpa menutupi masalah yang ada.
Di bawah kepemimpinan Simon, Prabowo optimis optimis bahwa ketahanan energi nasional yang bersih dapat tercapai sekaligus mengakhiri praktik korupsi di sektor migas.
Sebagai informasi, Sebelum menjadi Dirut, Simon memiliki sepak terjang di Pertamina sebagai Komisaris Utama (Komut). Ia diangkat Komut dan Independen Pertamina menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mundur pada Februari 2024 lalu.
Saat itu Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Simon sebagai Komut Pertamina berdasarkan hasil RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 Pertamina.
Pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu, Simon juga tercatat pernah menduduki Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Dalam jajaran pengurus partai Gerindra 2020 sampai 2025, Simon merupakan salah satu anggota Dewan Pembina dari total 48 anggota. Simon merupakan lulusan School of Business and Management di Institut Teknologi Bandung.[zul]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.