Fakta Nasional

Pria Penendang Wanita di Mal Sency Mengaku, Motifnya Pandangan Terhalang

FAKTANASIONAL.NET - Pelaku penganiayaan di area food court mal Senayan City (Sency), Senayan, Jakarta Pusat, pria inisial RS, 44, ditangkap polisi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026). Kepada polisi RS mengaku tidak mengenal korb…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 21 September 2026 📖 2 menit
Pria Penendang Wanita di Mal Sency Mengaku, Motifnya Pandangan Terhalang
Sebuah video dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan pengunjung saat mengantre di gerai Baso A Fung, food court Senayan City, Jakarta, mendadak viral di media sosial. Insiden ini terjadi Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 17.00 hingga 17.30 WIB. Foto: Kolase Medsos
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pelaku penganiayaan di area food court mal Senayan City (Sency), Senayan, Jakarta Pusat, pria inisial RS, 44, ditangkap polisi di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Kepada polisi RS mengaku tidak mengenal korban wanita yang ditendangnya pada Minggu (13/9/2026).

BACA  JUGA

Viral, Pria Tendang Wanita sampai Tersungkur di Mal Senayan City

Aksi penganiayaan terekam video CCTV dan viral di media sosial.

Dalam video terlihat, pelaku duduk di meja makan suatu restoran, secara tiba-tiba menendang korban yang melintas di depannya.

Korban tersungkur ke lantai dan tak melakukan perlawanan. Korban menangis.

Kawasan Senayan City mencakup pusat perbelanjaan, menara perkantoran, apartemen mewah, serta hotel berbintang.

Mal Senayan City terletak di Jalan Asia Afrika Lot 19, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

BACA JUGA

Gelar Travel Fair di Senayan City, Saudia Airlines dan BSI Tawarkan Promo dan Cashback Gila-Gilaan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan aksi kekerasan terjadi secara spontan karena korban menghalangi pandangan pelaku.

“Hasil pemeriksaan penyidik terduga pelaku merasa terganggu dihalangi korban,” ungkapnya, Minggu (20/9/2026).

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami trauma dan enggan membuat laporan kepolisian.

Polisi kemudian membuat laporan model A yang menjadi dasar penangkapan RS.

“Dibuatkan laporan model A, karena korban masih syok atas kejadian tersebut. Tetapi korban sudah diminta keterangannya,” lanjutnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan korban, aksi kekerasan dialami saat mengantre di depan gerai makanan.

Korban tak mengenal pelaku sehingga sempat syok ditendang orang tak dikenal di depan umum.

"Merasa pada saat ingin antre terhadap gerai makanan, tiba-tiba ditendang dari belakang dan tersungkur,” tandasnya.

Kasus terungkap setelah penyidik mengidentifikasi CCTV yang merekam wajah RS bersama keluarganya.

BACA JUGA

Kasus Dugaan Penganiayaan ART, Nur Eks Asisten Erin Diperiksa Polisi

Melalui unggahan di akun Instagram @senayancityjkt pada Kamis (17/9/2026), pengelola Sency menyampaikan rasa simpati sekaligus penyesalan atas peristiwa tersebut.

"Sehubungan dengan kejadian yang menimpa salah satu pengunjung kami di Senayan City, kami turut prihatin dan menyesalkan ketidaknyamanan yang dialami pengunjung kami, serta menyampaikan simpati kepada pihak yang bersangkutan," tulis manajemen Sency.

Pengelola menegaskan komitmen mereka dalam menjamin keselamatan para pengunjung dan siap memproses kasus ini bersama kepolisian.

"Senayan City senantiasa mengutamakan keamanan serta kenyamanan seluruh pengunjung. Kami siap bekerjasama dengan pihak berwenang sesuai peraturan yang berlaku," jelas pihak mal.

Mereka juga menghormati privasi seluruh pihak yang terlibat.

"Kami menghormati privasi seluruh pihak dan mendukung keputusan pihak terkait dalam proses penyelesaian kejadian ini," tutupnya.

Hingga kini, korban belum membuat laporan namun petugas kepolisian telah mendalami kasus tersebut. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK