Fakta Nasional

Prioritas Bahan Lokal: Badan Gizi Nasional Kawal Program Makan Gratis

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dukungan penuh diberikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN berjanji akan menindak tegas setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menolak pasokan pangan dari…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 29 January 2026 📖 1 menit
Prioritas Bahan Lokal: Badan Gizi Nasional Kawal Program Makan Gratis
Dadan Hindayana menyatakan menghormati keputusan Presiden Prabowo yang mencopotnya dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena merupakan hak mutlak presiden./(instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dukungan penuh diberikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BGN berjanji akan menindak tegas setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menolak pasokan pangan dari petani, peternak, nelayan, atau UMKM lokal.

Kebijakan ini dinilai krusial untuk memastikan bahwa ekonomi kerakyatan ikut berputar seiring jalannya program pemerintah.

Anggota Komisi IV DPR, Zulfikar Suhardi, menegaskan bahwa keterlibatan pelaku lokal adalah amanat peraturan presiden.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa kualitas tetap nomor satu. Setiap bahan baku yang masuk harus memenuhi standar mutu yang ketat untuk mencegah risiko keracunan makanan.

Kepastian penyerapan pangan lokal ini sangat ditunggu oleh para peternak dan petani agar mereka memiliki motivasi tinggi untuk terus berproduksi tanpa rasa khawatir produk mereka tidak terserap pasar.

Satu isu sensitif yang menjadi sorotan adalah mekanisme pembayaran.

Zulfikar meminta agar sistem pembayaran kepada petani dan UMKM tidak terlalu lama, mengingat mereka membutuhkan perputaran modal yang cepat. Kabar mengenai keterlambatan pembayaran hingga 10 hari (H+10) diharapkan dapat dievaluasi kembali oleh BGN.

Dengan sistem pembayaran yang stabil dan cepat, ekosistem program Makan Bergizi Gratis akan menjadi lebih kuat dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat kecil.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK