Fakta Nasional

Proyek Emas Nasional Dapat Suntikan Rp5 Triliun dari Konsorsium Bank

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah Indonesia dan konsorsium perbankan nasional mengucurkan dana pendanaan senilai Rp5 triliun untuk mempercepat proyek tambang emas nasional di Jakarta pada Jumat (2/10/2026) pukul 20.00 WIB. Langkah ini direalisasikan gu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Sekar Ayuning Kasih Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 03 October 2026 📖 1 menit
Proyek Emas Nasional Dapat Suntikan Rp5 Triliun dari Konsorsium Bank
Proyek Emas Nasional Dapat Suntikan Rp5 Triliun dari Konsorsium Bank (dok.rri)
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Pemerintah Indonesia dan konsorsium perbankan nasional mengucurkan dana pendanaan senilai Rp5 triliun untuk mempercepat proyek tambang emas nasional di Jakarta pada Jumat (2/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Langkah ini direalisasikan guna mendorong hilirisasi sektor tambang serta mendongkrak kapasitas produksi hilir yang berwawasan lingkungan. Dana segar tersebut difokuskan untuk mendanai pembangunan smelter serta fasilitas pemurnian emas berbasis teknologi hijau di area operasi strategis. Pengawasan pengalokasian dana akan dipantau secara ketat demi menjaga efisiensi dan transparansi tata kelola.

Direktur Utama Konsorsium Perbankan menyebutkan bahwa kucuran modal ini menandai bentuk komitmen nyata dalam menopang industri ekstraktif dalam negeri.

"Kemitraan pendanaan ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan fasilitas pemurnian emas nasional dapat beroperasi secara optimal demi memperkuat cadangan devisa negara," ujar Direktur Utama Konsorsium Perbankan saat memberikan keterangan usai penandatanganan kerja sama.

Lewat kerja sama pembiayaan ini, pemerintah optimistis daya saing pertambangan emas nasional kian solid sekaligus memberi sumbangsih besar bagi devisa negara. sak


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK