Puan Maharani Pesan Pilkada Serentak 2024 Berjalan Jurdil: "Rakyat Harus Merdeka Memilih"
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya pelaksanaan Pilkada serentak 2024 berjalan secara jujur dan adil (jurdil). Pilkada yang akan berlangsung esok hari (27/11/2024) di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota dihar…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya pelaksanaan Pilkada serentak 2024 berjalan secara jujur dan adil (jurdil). Pilkada yang akan berlangsung esok hari (27/11/2024) di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota diharapkan menjadi momen demokrasi yang aman dan lancar.
“Pilkada merupakan wujud nyata demokrasi di Indonesia, di mana rakyat akan menentukan calon pemimpin daerahnya. Ini adalah pesta rakyat yang harus dijalani dengan gembira dan penuh sukacita,” ujar Puan, Selasa (26/11/2024).
Puan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar. Ia juga menegaskan peran aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di wilayah yang menggelar Pilkada.
“Pastikan proses Pilkada serentak di 545 wilayah berjalan aman dan lancar. Aparat keamanan juga harus menjamin situasi kondusif selama pelaksanaan Pilkada,” kata perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.
Puan turut mengingatkan pentingnya netralitas aparat negara, termasuk TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Netralitas harus dijaga. Jika masyarakat menemukan pelanggaran, seperti keberpihakan oknum tertentu, segera laporkan dengan bukti foto atau rekaman,” tegasnya.
Puan juga meminta pasangan calon (paslon) dan partai politik pengusung menjaga etika politik selama Pilkada. Ia mengingatkan bahwa strategi pemenangan harus dilakukan secara elegan dan sesuai aturan.
“Berikhtiar untuk menang itu penting, tetapi yang lebih penting adalah memberi kebebasan kepada rakyat untuk memilih. Kemenangan sejati adalah ketika rakyat merdeka menentukan pilihannya sendiri,” ujar mantan Menko PMK itu.
Puan mengapresiasi laporan yang mengungkap dugaan pelanggaran netralitas dalam Pilkada 2024. Peneliti Perludem mencatat lebih dari 3.000 pelanggaran netralitas aparat, sementara Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mencatat 403 laporan terkait netralitas ASN, dengan 183 kasus terbukti melanggar.
“Pelanggaran ini harus segera ditindak. Semua pihak berkepentingan harus menjaga integritas Pilkada untuk memastikan demokrasi kita tetap berkualitas,” tutur cucu Bung Karno itu.
Puan mengajak masyarakat untuk menjaga kualitas demokrasi dengan partisipasi aktif. Ia mengingatkan agar semua pihak menghormati hak rakyat untuk memilih tanpa tekanan atau intimidasi.
“Rakyat harus merdeka memilih, berdaulat penuh menentukan pilihannya. Mari kita jaga kualitas demokrasi bersama-sama,” pungkasnya.
Puan Maharani dijadwalkan mencoblos di TPS Kebagusan, Jakarta Selatan, bersama ibunya, Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.