Puan Maharani Pimpin DPR Bahas Seleksi Anggota Dewas LPI Bersama Pansel
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pertemuan dengan Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Pengelola Investasi (LPI), yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pertemuan konsultasi i…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pertemuan dengan Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Lembaga Pengelola Investasi (LPI), yang dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Pertemuan konsultasi ini berlangsung di Ruang Rapat Komisi XI DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (3/12/2024).
Hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, serta perwakilan seluruh fraksi DPR RI.
Agenda ini membahas calon anggota Dewas LPI dari unsur profesional yang akan menggantikan Yozua Makes, yang masa jabatannya berakhir pada 22 Januari 2025.
"Kami bertemu dalam rangka konsultasi antara Pemerintah yang diwakili Menteri Keuangan dengan Pimpinan DPR untuk membahas calon anggota Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dari unsur profesional," kata Puan Maharani.
Dua nama calon anggota Dewas LPI yang diusulkan Pansel, Erwandi Hendarta dan Timur Sukimo, turut hadir dalam rapat ini. Erwandi memiliki pengalaman mendalam di bidang hukum sebagai senior partner di Hadiputranto, Hadinoto & Partners.
Sedangkan Timur memiliki latar belakang di bidang hukum dan pengawasan, termasuk menjabat sebagai komisaris independen di Garuda Indonesia.
Puan menekankan pentingnya peran Dewas dalam menunjang kinerja LPI yang didirikan untuk memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan nasional.
"LPI membutuhkan orang profesional yang ahli di bidangnya untuk memastikan pengelolaan investasi negara dilakukan secara korporasi dan profesional," ujar Puan.
Sesuai Pasal 165 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, LPI atau Sovereign Wealth Fund (SWF) bertujuan meningkatkan nilai aset jangka panjang demi pembangunan berkelanjutan.
Dewas bertugas mengawasi operasionalisasi lembaga ini, menyusun dasar pengelolaan, serta melakukan seleksi dan pengangkatan dewan direktur.
"LPI harus mampu menarik investasi besar untuk membantu menggerakkan perekonomian Indonesia, meningkatkan lapangan kerja, dan mengatasi pengangguran, sesuai semangat UU Cipta Kerja," tambahnya.
Sri Mulyani dalam pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seleksi anggota Dewas berjalan transparan dan melibatkan DPR sebagai mitra strategis.
Puan berharap anggota Dewas terpilih mampu memberikan pengawasan terbaik kepada LPI.
"Kita butuh Dewas yang tidak hanya memahami seluk-beluk investasi, tetapi juga mampu menjaga tata kelola yang baik untuk mendukung pembangunan nasional," ungkap Puan.
Dengan pengelolaan yang profesional, LPI diharapkan menjadi motor penggerak investasi yang signifikan dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.