Fakta Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa "Bersih-Bersih" Kemenkeu: Direktur Jenderal Dicopot!

FAKTANASIONAL.NET - Budaya kerja birokrasi yang lamban dan penuh janji manis tanpa bukti kini berada di ujung tanduk. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan ketegasan luar biasa dengan melakukan perombakan besar di internal kementerian. L…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 23 April 2026 📖 1 menit
Purbaya Yudhi Sadewa "Bersih-Bersih" Kemenkeu: Direktur Jenderal Dicopot!
Kementerian Keuangan memastikan akan memperketat proses audit sebelum mencairkan dana alokasi pengadaan mobil pikap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih guna mengantisipasi potensi kerugian negara. (Dok. Instagram @kemenkeuri)

FAKTANASIONAL.NET - Budaya kerja birokrasi yang lamban dan penuh janji manis tanpa bukti kini berada di ujung tanduk.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan ketegasan luar biasa dengan melakukan perombakan besar di internal kementerian.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa tidak ada lagi ruang bagi pegawai yang tidak disiplin dalam menjalankan tugas negara.

Berbicara dalam Simposium PT SMI pada Rabu 22 April 2026, Purbaya mengungkap rasa gemasnya terhadap pola kerja pegawai yang mengaku siap namun membiarkan tugas terbengkalai berbulan-bulan.

"Ketika digeser baru nangis-nangis," sindirnya di hadapan audiens. Purbaya mengakui bahwa mengubah kultur birokrasi adalah tantangan berat, namun pembenahan mutlak dilakukan demi menutup celah kebocoran penerimaan negara dan memberantas barang ilegal.

Ucapan Purbaya bukan sekadar gertakan. Terhitung Selasa 21 April 2026, ia resmi mencopot dua pejabat tinggi: Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu, serta Dirjen Anggaran Luky Alfirman.

Purbaya menegaskan bahwa sistem reward and punishment akan ditegakkan secara objektif. Bagi mereka yang berkinerja unggul, insentif dan penghargaan tinggi menanti, namun bagi yang menghambat progres, sanksi tegas sudah dipastikan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK