Fakta Nasional

Purnawirawan Sebut Gibran Sasaran Pemakzulan Paling Realistis

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kalangan Purnawirawan berpandangan realistis terkait wacana pemakzulan kekuasaan pemerintahan negara saat ini. Salah satu purnawirawan, Brigjen TNI (Purn) Purnomo mengatakan, saat ini terlalu berat jika yang disasar untu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 08 May 2026 📖 1 menit
Purnawirawan Sebut Gibran Sasaran Pemakzulan Paling Realistis

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kalangan Purnawirawan berpandangan realistis terkait wacana pemakzulan kekuasaan pemerintahan negara saat ini.

Salah satu purnawirawan, Brigjen TNI (Purn) Purnomo mengatakan, saat ini terlalu berat jika yang disasar untuk diturunkan dari kursi kekuasaan adalah Presiden Prabowo Subianto.

Yang paling realistis saat ini untuk dimakzulkan adalah kursi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Tingkat kegagalannya pun relatif kecil jika yang disasar untuk dipaksa turun adalah Gibran.

Purnomo menjelaskan, pemakzulan Presiden Prabowo terlalu berat untuk direalisasikan dalam situasi politik saat ini. Sangat berisiko tinggi dan tingkat resistensinya sangat besar di tengah masyarakat.

Pandangan itu disampaikan Purnomo dalam diskusi publik bertajuk Apakah Gerakan Pemakzulan Prabowo Itu Realistis? di kawasan Menteng, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurut Purnomo, dorongan langsung untuk memakzulkan kepala negara berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan gejolak politik yang lebih luas.

“Jalan tengah apa yang paling baik supaya resistansinya, risikonya tidak terlalu besar? Yang pertama adalah pemakzulan Wakil Presiden Gibran,” kata Purnomo.

Menurut Purnomo, polemik terkait Gibran sudah muncul sejak awal proses pencalonannya sebagai calon wakil presiden.

Yang paling kasat mata tentu saja soal (anak haram konsitusi) dimana Gibran hadir sebagai Cawapres 2024 melalui putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat usia capres-cawapres yang diubah sang paman.

“Kenapa harus dimakzulkan? Sebelum mencalonkan wakil presiden sudah bermasalah,” tegas Purnomo.

Karena itu, Purnomo menyatakan opsi politik memakzulkan posisi wakil presiden lebih moderat dan risiko kegagalannya kecil, dibanding langsung mendorong pemakzulan Presiden Prabowo.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK