Fakta Nasional

Rapat Tertutup Satgas PKH di Kemhan

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat strategis Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (13/7). Pertemuan ini menjadi sorotan publik men…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 14 July 2026 📖 1 menit
Rapat Tertutup Satgas PKH di Kemhan
Rapat Tertutup Satgas PKH di Kemhan(Ig)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat strategis Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (13/7).

Pertemuan ini menjadi sorotan publik mengingat kehadiran para petinggi institusi negara dalam struktur komando Satgas.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin terpantau hadir langsung dalam rapat tersebut.

Dilansir dari CNN Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin memegang peran sebagai Ketua Pengarah, didampingi Sanitiar Burhanuddin sebagai Wakil Ketua Pengarah I serta Agus Subiyanto sebagai Wakil Ketua Pengarah II.

Rapat ini juga dihadiri oleh Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon, dan Kepala Badan Pemulihan Aset Kejagung, Kuntadi.

Pertemuan ini berlangsung di tengah isu hangat terkait penetapan mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah, sebagai tersangka kasus korupsi dan TPPU oleh pihak kepolisian.

Dalam struktur Satgas PKH, Febrie sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pelaksana.

Kehadiran para pimpinan ini mengindikasikan langkah serius pemerintah dalam memastikan keberlanjutan agenda penertiban kawasan hutan nasional meski tengah menghadapi dinamika internal penegakan hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Wakil Ketua Pengarah III belum terlihat dalam pantauan di lokasi rapat.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK