Fakta Nasional

Ray Rangkuti Heran, yang Bela Gibran Menghadapi Denny Indrayana Cuma Relawan, Parpol Koalisi ke Mana?

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, mengaku sangat heran, yang membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam persoalan ijazah hanya relawan dan relawan. Ray Rangkuti mempertan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 22 September 2026 📖 1 menit
Ray Rangkuti Heran, yang Bela Gibran Menghadapi Denny Indrayana Cuma Relawan, Parpol Koalisi ke Mana?
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pengamat politik dari Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, mengaku sangat heran, yang membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam persoalan ijazah hanya relawan dan relawan.

Ray Rangkuti mempertanyakan. Ke mana Partai Politik Koalisi yang mengusung Gibran sebagai Wakil Presiden pada pemilu 2024 lalu. Kok sama sekali tak ada suara dukungannya kepada Gibran.

"Selama ini, kasus Pak Jokowi dalam dugaan ijazah paslaunya yang muncul relawan. Di kasus Gibran sejauh ini yang muncul juga relawan. Jadi di mana-mana dibela oleh relawan. Pertanyaan saya ke mana parpol?" kata Ray Rangkuti dalam sebuah diskusi publik, Senin (21/9/2026).

Ray Rangkuti menilai, ketika Gibran sebagai Wakil Presiden menghadapi persoalan dengan Denny Indrayana yang mempersoalkan ijazah, maka parpol pengusung harus membela.

"Mestinya dia dibala parpol karena yang mendukung secara administrasi menjadi presiden adalah parpol. Lalu ketika muncul Gibran vs Denny kok tiba tiba partainya sembunyi.
Ini kan didukung parpol koalisi. Mana sekarang suaranya Golkar, mana Gerindra, mana PAN. Tidak bersuara. Mana Demokrat jauh lebih tak bersuara. Enggak keluar. Yang muncul hanya relawan," lanjut Ray Rangkuti.

Ray Rangkuti pun menyimpulkan bahwa suasana di istana saat ini sudah tidak harmonis. Terutama ketika bersikap terhadap keluarga mantan presiden Jokowi.

"Partai tidak ada suara. Termasuk kasus pak Jokowi. Memang ada yang kurang harmonis di istana. Wabil khusus kalau berkaitan dengan pak Jokowi dan keluarganya," tuntas Ray Rangkuti.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK