Fakta Nasional

Refresh Pendidikan Antikorupsi: Mendagri dan KPK Tarik Rem Baru buat Kepala Daerah

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bertemu Ketua KPK Setyo Budiyanto untuk membahas penguatan pendidikan antikorupsi bagi kepala daerah baru hasil Pilkada 2024. Pertemuan itu menegaskan niat untuk memperbarui k…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 11 August 2025 📖 1 menit
Refresh Pendidikan Antikorupsi: Mendagri dan KPK Tarik Rem Baru buat Kepala Daerah
Bupati Muara Enim Edison berjalan melewati kerumunan awak media saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan./fkn
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bertemu Ketua KPK Setyo Budiyanto untuk membahas penguatan pendidikan antikorupsi bagi kepala daerah baru hasil Pilkada 2024. Pertemuan itu menegaskan niat untuk memperbarui komitmen terhadap Surat Edaran (SE) Mendagri 2019 dan menerbitkan SE serupa yang lebih aplikatif agar nilai antikorupsi terintegrasi di lingkungan pendidikan daerah.

Implementasi SE baru ini penting karena banyak kepala daerah adalah kepala daerah baru yang perlu pemahaman operasional tentang pencegahan korupsi dan tata kelola publik yang bersih. Rencana ini juga bagian dari upaya preventif untuk menanamkan budaya integritas sejak dini.

Upaya pembaruan SE diarahkan agar nilai antikorupsi bisa masuk ke muatan pembelajaran dan kegiatan ekstra kurikuler, sehingga pelajar mendapat wawasan pencegahan korupsi sejak dini.

Selain pendidikan, pembahasan menyoroti peran Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai sarana integrasi layanan yang transparan dan berbasis teknologi untuk menekan peluang korupsi di layanan publik.

Rencana tindak lanjut mencakup rapat koordinasi lintas lembaga—Itjen Kemendagri, Kemenag, Kemendikasmen, dan KPK—sebagai ruang sinkronisasi kebijakan dan implementasi di daerah.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK