Fakta Nasional

Rekor Sejarah! Stok Beras Bulog Tembus 5 Juta Ton, Indonesia Aman dari Krisis Pangan?

FAKTANASIONAL.NET - Ketahanan pangan Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di tengah bayang-bayang ketidakpastian iklim global. Perum Bulog melaporkan stok beras nasional mencapai angka fantastis sebesar 5.000.198 ton per 23 April 2026. Angka ini…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 29 April 2026 📖 1 menit
Rekor Sejarah! Stok Beras Bulog Tembus 5 Juta Ton, Indonesia Aman dari Krisis Pangan?
Kondisi beras di salah satu gudang Bulog yang berlokasi di Siron, Kabupen Aceh Besar/Dok. BNPB
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Ketahanan pangan Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di tengah bayang-bayang ketidakpastian iklim global. Perum Bulog melaporkan stok beras nasional mencapai angka fantastis sebesar 5.000.198 ton per 23 April 2026.

Angka ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah, yang menjadi sinyal kuat bahwa cadangan logistik negara dalam posisi yang sangat solid.

Anggota Komisi IV DPR, Endang Setyawati Thohari, mengapresiasi sinergi antara Kementerian Pertanian dan Perum Bulog dalam menjaga stabilitas ini.

Dalam keterangannya pada Selasa, 28 April 2026, Endang menyebut capaian ini sebagai "bantalan" strategis untuk menghadapi dinamika ekonomi global dan perubahan cuaca ekstrem. Stok yang melimpah bukan sekadar angka statistik, melainkan jaminan bahwa negara hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa strategi pengadaan pangan dalam negeri dan tata kelola logistik berjalan di jalur yang benar. Dengan cadangan yang masif, pemerintah memiliki ruang manuver yang lebih luas untuk melakukan intervensi pasar kapanpun terjadi gejolak harga di tingkat konsumen.

Meski stok melimpah, tantangan berikutnya adalah distribusi. Endang mendorong agar skema penyaluran terus diperkuat, terutama untuk wilayah penyangga seperti Jabodetabek.

Saat mengunjungi Gudang Bulog di Dramaga, Bogor, ia memastikan bahwa kesiapan logistik di lapangan sudah memadai. Fokus utamanya kini adalah memastikan beras berkualitas sampai ke tangan masyarakat dengan harga terjangkau guna menekan laju inflasi pangan nasional.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK