Fakta Nasional

Resmi Ditahan! Bupati Bolmongut Sirajudin Keluar Ruangan KPK Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan penjara Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena. Sirajudin ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan pada Senin 21 September kemarin…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 23 September 2026 📖 1 menit
Resmi Ditahan! Bupati Bolmongut Sirajudin Keluar Ruangan KPK Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan penjara Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena.

Sirajudin ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan pada Senin 21 September kemarin.

Berdasarkan pantauan awak media, Sirajudin mengenakan rompi oranye dengan tangan terborgol keluar dari ruang pemeriksaan hari ini, Selasa, 22 September 2026 sekitar pukul 15.20 WIB.

Kepada insan pers, ia menyampaikan sepatah kata: "Saya minta maaf untuk masyarakat Bolaang Mongondow Utara," kata Sirajudin.

OTT KPK terhadap Sirajudin terkait dengan dugaan suap proyek jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

‎Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan tim menangkap 14 orang dalam operasi tersebut. KPK menangkap lima orang di Jakarta, termasuk Sirajudin, delapan orang di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, serta seorang lainnya di Gorontalo.

‎KPK juga menyita uang tunai senilai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan tersebut. Penyidik menemukan sebagian uang di Jakarta serta wilayah Gorontalo atau Sulawesi Utara. ‎

"Sebagian uang diambil di Jakarta dan Gorontalo atau Sulawesi Utara," kata Budi.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK