Fakta Nasional

Resmikan As Syafi'iyah Halal Center, Kepala BJPH Haikal Hassan Lontarkan Rasa Kecewa

KOTA BEKASI, FAKTANASIONAL - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) DR Haikal Hassan Baras ST, MT meresmikan As Syafi’iyah Halal Center (AHC) di Graha Alawiyah, Kampus 2 UIA, Jln. Raya Jatiwaringin-Pondok Gede, Rabu 8 Januari 2025.…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 09 January 2025 📖 2 menit
Resmikan As Syafi'iyah Halal Center, Kepala BJPH Haikal Hassan Lontarkan Rasa Kecewa
Kepala BPJPH, DR Haikal Hassan Baras, ST, MT saat launching As Syafi’iyah Halal Center (AHC) di Graha Alawiyah, Kampus 2 UIA, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu (8/1/2025)/Iwn.
) -->

KOTA BEKASI, FAKTANASIONAL - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) DR Haikal Hassan Baras ST, MT meresmikan As Syafi’iyah Halal Center (AHC) di Graha Alawiyah, Kampus 2 UIA, Jln. Raya Jatiwaringin-Pondok Gede, Rabu 8 Januari 2025.

AHC merupakan lembaga baru yang didirikan oleh Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) guna membantu pemerintah dalam memberi jaminan kepada kehalalan produk yang dikomsumsi masyarakat.

Dalam sambutannya Haikal mengatakan kehadiran AHC sangat penting untuk mendorong percepatan pensertifikasian produk halal, sehingga Indonesia bisa menjadi pusat halal dunia.

“Saat ini terdapat sekitar 65 juta pelaku usaha . Baru sekitar 2, 5 juta yang dihalalkan. Berarti masih ada sekitar 62,5 juta lagi yang belum,” ujar Haikal.

Yang belum ini, lanjut Haikal, harus segera dihalalkan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus berkolaborasi dengan pihak luar. Pemerintahan Presiden Prabowo sangat peduli terhadap produk halal.

“Makanya saya sangat mengapresiasi kehadiran AHC ini agar bia berkolaborasi dengan pemerintah untuk mempercepat pensertifikasian produk halal, utama bagi Usaha Mikro Kecildan Menengah (UMKM),” tambahnya.

Apalagi, lanjut Haikal, AHC telah melakukan MoU dengan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT) yang mempunyai anggota satu juta umat.

“Taroklah satu anggota BKMT dapat membantu pensertifikasian satu produk UMKM, maka satu juta UMKM sudah terbantu,” tambahnya.

Sementara dari sisi ekonomi, lanjut Babe Haikal –sapaan akrabnya- taroklah satu sertifikat membutuhkan dana satu juta rupiah, maka uang yang bergulir sudah satu triliun rupiah.

“Ini potensi besar untuk menggerakkan ekonomi umat Islam,” tambahnya.

[caption id="attachment_24089" align="alignnone" width="250"] Kepala BPJPH, DR Haikal Hassan Baras, ST, MT saat launching As Syafi’iyah Halal Center (AHC) di Graha Alawiyah, Kampus 2 UIA, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Rabu 8 Januari 2025/Iwn.[/caption]

Haikal menyatakan kekecewaannya karena Indonesia yang berpenduduk mayoritas Islam ternyata belum mampu berbuat banyak di kancah global.

“Pasar masih dikuasi oleh China, kemudian India, Brazil, Amerika Serikat, Turki, Rusia, Prancis. Indonesia berada di urutan 8 dengan pangsa pasar hanya 13 miliar dolar AS,” rincinya.

Sementara itu Dewan Pembina AHC, Prof Dailami Firdaus SH, LLM, MBA mengatakan, kehadiran AHC di UIA merupakan jawaban kebutuhan masyarakat atas jaminan halal atas semua produk yang dikomsumsi.

Bukan saja produk makanan dan minuman tetapi juga kosmetik, obat-obatan, fashion dan lain sebagainya.

“Kita ingin bersinergi dengan pemerintah untuk memberi jaminan produk yang dikomsumsi masyarakat agar benar-benar terjaga kehalalannya,” tutur Prof Dailami yang juga Senator asal Jakarta ini.

Dalam kepengurusan AHC periode 2025-2030 Prof Dailami duduk sebagai Ketua Dewan Pembina. Sementara sebagai Direktur dipegang oleh Ir Syahrir Ika, MM. APU. Sekretaris Dadun Abdul Kohar, SH, MH dan Bendahara Reni Armiati, SE, MM.

Sejumlah akademisi dan intelektual UIA ikut memperkuat dan memperkokoh lembaga ini. Diantaranya ada Rektor UIA Prof DR Masduki Ahmad SH, MM, di Dewan Penasehat. Didampingi oleh Prof Dr Zainulbahar Noor, SE, M.Ec,  Komjen Pol (Purn) Dr Boy Rafli Amar, MH, DR H Firdaus Djaelani dan TB Dedy Miing Gumelar.

Sebagai Dewan Pakar diantaranya; DR Hj Syifa Fauzia. Art, DR Abdul Hadi, M.Ed. Kepala Divisi Sertifikasi; Abdul Hamid Lc, M KomI, PhD. Divisi Pendidikan dan Pelatihan; Prof DR Ir Iffah Budiningsih, DR. Misbah Fikrianto, M.Pd M.Si, Divisi Kerjasama; H. Syarif Abdullah AS.

Divisi Sosialisasi; Hj Nurfitria Farhana SE, MM. Divisi Inovasi & Pengembangan DR Efridani Lubis, SH, MH. Divisi Advokasi; Dr Damrah Mamang SH, MH dan Sekretariat; Sunarno, SE, MM.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK