Fakta Nasional

Review Shokz OpenRun Pro 2: Nyaman di Telinga, Tapi Ada Satu Catatan Penting

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Shokz OpenRun Pro 2 hadir sebagai salah satu opsi menarik di pasar headset bone conduction, menawarkan pengalaman mendengarkan audio tanpa harus menutupi telinga. Secara keseluruhan, kenyamanan menjadi nilai jual utama dar…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 08 October 2025 📖 1 menit
Review Shokz OpenRun Pro 2: Nyaman di Telinga, Tapi Ada Satu Catatan Penting
Review Shokz OpenRun Pro 2/(instagram)

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET - Shokz OpenRun Pro 2 hadir sebagai salah satu opsi menarik di pasar headset bone conduction, menawarkan pengalaman mendengarkan audio tanpa harus menutupi telinga. Secara keseluruhan, kenyamanan menjadi nilai jual utama dari perangkat ini.

Daya cengkeramnya terasa pas dan tidak menekan, bahkan saat digunakan dalam waktu lama. Salah satu kelebihan utamanya adalah tidak adanya getaran berdengung yang mengganggu dari driver bone conduction, bahkan saat volume diatur cukup tinggi.

Perangkat ini juga dirancang untuk mendukung gaya hidup aktif. Pengguna tidak akan mengalami masalah saat mengenakannya bersamaan dengan kacamata hitam, meskipun proses memakai dan melepasnya menjadi sedikit lebih rumit.

Dengan rating IP55, headset ini tahan terhadap debu dan keringat, membuatnya cocok untuk aktivitas olahraga seperti lari atau bersepeda, bahkan di tengah gerimis ringan.

Kenyamanan Shokz OpenRun Pro 2 terletak pada desainnya yang ringan dan ergonomis. Gaya open-ear memungkinkan pengguna tetap waspada terhadap lingkungan sekitar, menjadikannya pilihan yang lebih aman untuk berolahraga di luar ruangan.

Namun, bagi mereka yang membutuhkan perangkat untuk berenang, Shokz menawarkan varian lain seperti OpenSwim Pro yang memiliki rating ketahanan air lebih tinggi dan dirancang khusus untuk penggunaan di dalam air, sehingga OpenRun Pro 2 lebih difokuskan untuk aktivitas darat.

Meskipun unggul dalam banyak aspek, Shokz OpenRun Pro 2 memiliki satu kekurangan yang cukup terasa. Kawat paduan Ni-Ti (Nikel-Titanium) yang menjadi rangka utama headset terasa kurang nyaman saat bersentuhan langsung dengan kulit di sekitar telinga.

Bagian yang melingkar di atas telinga terasa sangat tipis dan sedikit tajam. Menurut ulasan, area ini seharusnya mendapatkan bantalan tambahan atau proses penghalusan yang lebih baik untuk memberikan kenyamanan maksimal dan menghilangkan potensi iritasi pada penggunaan jangka panjang.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK