Fakta Nasional

Ribuan Rumah dan Fasilitas Umum Terendam Banjir di Hulu Sungai Tengah

FAKTANASIONAL.NET - Bencana alam berupa genangan banjir merendam ribuan rumah warga beserta sejumlah fasilitas umum di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (18/5/2026). Badan Nasional Penanggulangan Bencana men…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 20 May 2026 📖 2 menit
Ribuan Rumah dan Fasilitas Umum Terendam Banjir di Hulu Sungai Tengah
Ratusan rumah beserta sejumlah fasilitas pelayanan publik terendam genangan banjir akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kalimantan Selatan. (Dok. HO/Faktanasional)

FAKTANASIONAL.NET - Bencana alam berupa genangan banjir merendam ribuan rumah warga beserta sejumlah fasilitas umum di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah Provinsi Kalimantan Selatan pada Senin (18/5/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menjadikan peristiwa banjir di Hulu Sungai Tengah ini sebagai atensi utama penanganan kebencanaan di tingkat nasional.

Genangan air dilaporkan melanda berbagai wilayah desa dan kelurahan yang tersebar luas di beberapa kecamatan dalam wilayah administratif kabupaten tersebut.

Lokasi yang terdampak paling parah di Kecamatan Pandawan meliputi area permukiman warga di Desa Kayu Jabah, Desa Jaranih, Desa Masiraan, dan Desa Palajau.

Bencana alam ini juga merendam kawasan Kecamatan Barabai yang mencakup Desa Mandingin, Desa Pajukungan, Kelurahan Bukat, dan Kelurahan Barabai Utara.

Dampak genangan banjir di kecamatan yang sama juga meluas dengan cepat hingga ke Kelurahan Barabai Selatan, Kelurahan Barabai Darat, dan Kelurahan Barabai Timur.

Sementara itu luapan air di wilayah Kecamatan Batu Benawa tercatat menggenangi sejumlah kawasan permukiman masyarakat di Desa Paya Besar dan Desa Aluan Besar.

Hasil kaji cepat sementara dari pihak berwenang mencatat bahwa terdapat sedikitnya 2.489 unit rumah warga yang terdampak langsung oleh luapan air tersebut.

Peristiwa banjir di Hulu Sungai Tengah ini tidak hanya merendam rumah penduduk tetapi juga ikut menggenangi sebanyak 12 unit fasilitas ibadah setempat.

Dampak dari bencana hidrometeorologi basah ini turut mengganggu aktivitas belajar mengajar karena genangan air merendam hingga 13 unit fasilitas pendidikan.

Pusat data pemerintah daerah juga mencatat dengan rinci bahwa sebanyak 15 unit gedung perkantoran di wilayah terdampak tidak luput dari genangan banjir.

Ketinggian muka air yang merendam kawasan permukiman beserta berbagai fasilitas publik tersebut dilaporkan bervariasi yakni antara 10 hingga 60 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah turun langsung ke lokasi terdampak untuk melakukan tahapan asesmen dan upaya penanganan darurat.

Pemerintah pusat terus mengimbau seluruh lapisan masyarakat daerah untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi datangnya bencana susulan.

Warga diimbau untuk tidak menunda proses evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman apabila terjadi hujan lebat dengan durasi yang sangat lama.

Masyarakat yang berdomisili persis di sekitar bantaran sungai diminta untuk terus memantau pergerakan debit air demi mengantisipasi potensi ancaman keselamatan jiwa.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK