Fakta Nasional

Richard Halomoan Divonis Seumur Hidup: Akhir Perjalanan Chief Officer Penyelundup 1,9 Ton Sabu

FAKTANASIONAL.NET - Kasus penyelundupan narkotika skala masif yang melibatkan kru kapal Sea Dragon akhirnya mencapai babak akhir. Richard Halomoan, yang menjabat sebagai chief officer di kapal tersebut, resmi dijatuhi vonis penjara seumur hidup oleh…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 10 March 2026 📖 1 menit
Richard Halomoan Divonis Seumur Hidup: Akhir Perjalanan Chief Officer Penyelundup 1,9 Ton Sabu
Pengungkapan kasus pada 30/5/2026 di kawasan Sawah Besar ini bermula dari kecurigaan warga terhadap aktivitas sebuah toko kosmetik./(ilustrasi/@ditfkn)

FAKTANASIONAL.NET - Kasus penyelundupan narkotika skala masif yang melibatkan kru kapal Sea Dragon akhirnya mencapai babak akhir.

Richard Halomoan, yang menjabat sebagai chief officer di kapal tersebut, resmi dijatuhi vonis penjara seumur hidup oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam.

Putusan ini dibacakan pada Senin, 9 Maret 2026, dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Tiwik.

Hakim menilai Richard terbukti secara sah melakukan permufakatan jahat sebagai perantara jual beli narkotika golongan I, dilansir pada 10 Maret 2026.

Sebagai chief officer, Richard dianggap memiliki otoritas dan peran penting dalam memuluskan masuknya barang haram tersebut.

Jabatan strategis yang ia miliki justru disalahgunakan untuk memfasilitasi kejahatan lintas negara yang sangat terorganisir.

Salah satu pertimbangan utama yang memberatkan vonis adalah kuantitas barang bukti yang mencapai 1,9 ton sabu.

Hakim menegaskan bahwa jumlah tersebut berpotensi menghancurkan masa depan generasi muda Indonesia jika sempat beredar.

Selain itu, tindakan terdakwa dianggap berseberangan dengan semangat pemerintah yang tengah gencar memerangi peredaran gelap narkotika di tanah air.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK