Fakta Nasional

Ridwan Kamil Pertegas: Uang Pembelian Mercy dan Pemberian ke Lisa Murni Dana Pribadi

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada 2 Desember 2025, Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Kang Emil), telah menjalani pemeriksaan selama enam jam sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK terkait dugaan korupsi dana iklan di Bank bjb tahun 2021-202…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 03 December 2025 📖 1 menit
Ridwan Kamil Pertegas: Uang Pembelian Mercy dan Pemberian ke Lisa Murni Dana Pribadi
KPK Agendakan Pemeriksaan Terhadap Ridwan Kamil/(Instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pada 2 Desember 2025, Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Kang Emil), telah menjalani pemeriksaan selama enam jam sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK terkait dugaan korupsi dana iklan di Bank bjb tahun 2021-2023. Usai pemeriksaan, Kang Emil memberikan klarifikasi tegas perihal kabar yang beredar mengenai pemberian uang dan pembelian kendaraan mewah. Beliau membantah keras penggunaan dana hasil korupsi dalam setiap transaksi tersebut.

Klarifikasi Sumber Dana Pembelian Aset Mewah

Kang Emil menjelaskan bahwa semua uang yang digunakan, termasuk untuk pembelian mobil Mercedes Benz (Mercy) milik Presiden ke-3 BJ Habibie dan motor gede (moge) Royal Enfield, berasal dari dana pribadinya. Beliau menekankan bahwa tidak ada hubungan sama sekali antara aset-aset tersebut dengan perkara dana iklan Bank bjb yang sedang diselidiki.

Tanggapan Mengenai Pemberian Uang ke Lisa Mariana

Terkait pemberian uang kepada Lisa Mariana yang juga menjadi sorotan publik, Kang Emil mengakui hal tersebut namun dengan penegasan bahwa itu adalah uang pribadi. Lebih lanjut, beliau mengklaim bahwa konteks pemberian uang kepada Lisa tersebut adalah karena adanya pemerasan. Klarifikasi ini penting untuk memisahkan dugaan korupsi Bank bjb dari penggunaan aset pribadi Kang Emil, yang menurutnya murni menggunakan penghasilan dan tabungannya sendiri.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK