Fakta Nasional

Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD DPR RI Terkait Penolakan PPN 12 Persen

JAKARTA , FAKTANASIONAL . NET - Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, baru-baru ini dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI oleh Alfadjri Aditia Prayoga atas dugaan pelanggaran kode etik. Laporan tersebut terkait dengan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 30 December 2024 📖 1 menit
Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD DPR RI Terkait Penolakan PPN 12 Persen
Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL. NET - Anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, baru-baru ini dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI oleh Alfadjri Aditia Prayoga atas dugaan pelanggaran kode etik. Laporan tersebut terkait dengan pernyataan Rieke di media sosial yang dinilai memprovokasi publik untuk menolak kebijakan kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12 persen.

Rieke Diah Pitaloka, yang dikenal sebagai Oneng, mempertanyakan keabsahan surat panggilan dari MKD DPR RI yang meminta keterlibatannya dalam sidang. "Saya harus cek dulu apakah surat yang ditandatangani oleh Ketua MKD @nazaruddin_dekgam tersebut surat resmi dari Yang Mulia Pimpinan MKD atau bukan karena dikirim tidak pada hari kerja dan hanya lewat WhatsApp," ungkapnya di akun Instagram.

Ketua MKD DPR RI, Nazaruddin Dek Gam, mengonfirmasi adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa sidang akan dijadwalkan ulang setelah masa reses DPR RI berakhir pada awal Januari 2025. "Nanti digelar sesudah masa reses," ujar Nazaruddin.

Rieke Diah Pitaloka juga menyampaikan bahwa ia siap meminta maaf kepada keluarga pengadu jika pernyataannya terasa memprovokatif. "Maaf lahir batin. Salam sopan Indonesia!" tutupnya dalam respons akhirnya. [dnl]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK