Rieke Soroti Komitmen Prabowo Setia Pada Konstitusi: Bukan untuk Kepentingan Pribadi dan Keluarga
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Banyak harapan yang disampaikan anggota DPR terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya adalah Rieke Diah Pitaloka yang menekankan soal komitmen Prabowo untuk setia pada konstitusi negara…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Banyak harapan yang disampaikan anggota DPR terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya adalah Rieke Diah Pitaloka yang menekankan soal komitmen Prabowo untuk setia pada konstitusi negara. Hal tersebut disampaikan Rieke di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/10/2024).
"Selamat untuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah dilantik, semoga kita bisa berjuang bersama-sama sesuai dengan amanat konstitusi," ujar Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka.
Rieke pun menyoroti beberapa hal yang disampaikan Prabowo dalam pidato perdananya sebagai Presiden Indonesia, khususnya soal kesetiaan pada konstitusi yang sangat penting.
“Sudah disebutkan berkali-kali oleh presiden terpilih tentang kesetiaan terhadap konstitusi, itu menjadi penting ya. Dalam pidato pertamanya sebagai pidato kenegaraan presiden adalah kesetiaan terhadap konstitusi dan sebesar-besarnya memperjuangkan bukan kepentingan diri sendiri, keluarga maupun kelompok golongan,” paparnya.
Rieke menyambut baik komitmen Prabowo yang berkomitmen mempertahankan Undang-Undang Dasar 1945 serta konstitusi negara lainnya dalam upaya berbakti kepada bangsa dan negara.
Ia mengatakan, kesetiaan pada konstitusi memang harus dijalankan oleh para pemangku kebijakan sesuai amanat UUD 1945.
“Presiden terpilih mengingatkan perjuangan kita ke depan Insyaallah benar-benar bisa konsisten bersama kita memperjuangkan rakyat bangsa dan negara seadil-adilnya, selurus-lurusnya,” tegas Rieke.
Lebih lanjut, Rieke berharap Prabowo beserta kabinetnya dan juga bersama DPR bisa melakukan kerja-kerja yang lebih konkret lagi. “Kita memiliki visi yang sama sebetulnya yang diamanatkan pembukaan UUD 1945. Misi kita semua adalah bersatu berdaulat adil dan makmur. Misinya juga tidak boleh berubah,” sebutnya.
Adapun misi yang dimaksud Rieke tertuang dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yaitu Pemerintah Negara Republik Indonesia harus melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Oleh karenanya, Rieke meminta masyarakat mencatat sumpah jabatan yang dilakukan oleh Prabowo-Gibran sebagai pemimpin pemerintahan saat ini.
Tentunya hal yang sama juga berlaku bagi Anggota DPR RI periode 2024-2029 yang dilantik pada 1 Oktober lalu.
“Kita berharap bahwa sumpah jabatan itu bukan jadi saling sumpah-sumpahan ya tapi sumpah jabatan itu bisa kita lakukan dengan sebaik-baiknya," ucap Rieke.
Menurut dia, sumpah jabatan merupakan hal yang sakral sebagai bagian dari janji pemangku kebijakan untuk bekerja dengan baik karena telah resmi menanggung amanah dan tanggung jawab besar pada rakyat. Rieke berharap masyarakat ikut mengawal kinerja Pemerintah dan DPR. [dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.