Fakta Nasional

Rismon Sianipar Temui Wapres Gibran: Sampaikan Permintaan Maaf dan Pastikan Ijazah Asli

FAKTANASIONAL.NET – Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, mendatangi Istana Wakil Presiden di Jakarta Pusat pada Jumat (13/3/2026) untuk menemui Wapres Gibran Rakabuming. Pertemuan ini dilakukan sebagai bentuk klarifikasi dan permohonan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 14 March 2026 📖 1 menit
Rismon Sianipar Temui Wapres Gibran: Sampaikan Permintaan Maaf dan Pastikan Ijazah Asli
Foto: Dok. Sekretariat Wapres.
) -->

FAKTANASIONAL.NET – Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar, mendatangi Istana Wakil Presiden di Jakarta Pusat pada Jumat (13/3/2026) untuk menemui Wapres Gibran Rakabuming.

Pertemuan ini dilakukan sebagai bentuk klarifikasi dan permohonan maaf atas polemik yang sempat berkembang di masyarakat terkait hasil kajian yang pernah ia sampaikan sebelumnya.

Setelah melakukan peninjauan kembali terhadap data dan dokumen pendukung secara mendalam, Rismon menyatakan hasil temuan terbarunya yang mengonfirmasi keabsahan dokumen pendidikan sang Wakil Presiden.

Pengakuan Kejujuran Berdasarkan Kajian Lanjutan

Di hadapan awak media, Rismon menegaskan bahwa kesimpulan terbarunya merupakan hasil dari proses penelitian yang jujur dan bertanggung jawab, meskipun ia menyadari hal ini mungkin akan memicu reaksi beragam di publik.

“Wartawan memang butuh kalimat sederhana. Iya, asli. Karena apa, dengan kajian saya. Makanya saya bilang, truth hurts. Kebenaran itu menyakitkan. Tetapi lebih menyakitkan lagi yang saya rasakan kalau saya tidak mengungkapkannya dan lebih jujur,” tutur Rismon usai pertemuan.

Tanggung Jawab Peneliti di Atas Kepentingan Politik

Rismon menekankan bahwa sebagai seorang peneliti, ia memiliki kewajiban moral untuk mengoreksi temuannya sendiri jika ditemukan fakta baru. Ia juga menyayangkan jika sebuah kajian ilmiah digunakan hanya untuk tujuan fanatisme atau kepentingan politik praktis semata.

“Sebagai peneliti bertanggung jawab untuk mengoreksi tulisannya, bukan menyembunyikan kebenaran sehingga dianggap bahwa penelitian sudah final, tidak ongoing, hanya demi sorak-sorai, hanya demi fanatisme, hanya demi bisa jadi kepentingan politik praktis,” pungkasnya.

Respons Wapres Gibran: Kedewasaan Demokrasi

Secara terpisah, Wapres Gibran Rakabuming menyambut baik langkah klarifikasi tersebut melalui keterangan tertulis. Ia menilai sikap Rismon yang berani meninjau kembali pernyataannya di publik sebagai cermin kedewasaan dalam berdemokrasi.

Memasuki bulan suci Ramadan, Wapres mengajak semua pihak untuk mengakhiri kegaduhan dan kembali fokus pada kerukunan antarwarga.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang sangat baik untuk saling memaafkan dan kembali merajut tali persaudaraan,” tulis Wapres Gibran.

Langkah ini diharapkan dapat menutup diskusi panjang mengenai polemik tersebut dan mengarahkan perhatian publik pada isu-isu pembangunan nasional yang lebih substantif.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK