Fakta Nasional

Ruang Setjen Hingga Gakkum KLHK jadi Target Penggeledahan Tim Jampidsus Kejagung

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah selesai melakukan penggeledahan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat (4/10/2024) dini har…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 04 October 2024 📖 1 menit
Ruang Setjen Hingga Gakkum KLHK jadi Target Penggeledahan Tim Jampidsus Kejagung
Gedung Kementerian KLHK/Umsu

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah selesai melakukan penggeledahan di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jumat (4/10/2024) dini hari.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar membenarkan Tim Jampidsus Kejagung melakukan penggeledahan di Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Sekretaris Jenderal KLHK, dan Direktorat Jenderal Penegakkan Hukum (Ditjen Gakkum) Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Iya," ujar Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (4/10/2024).

Namun sayang, Harli mengaku belum mengetahui apa saja barang bukti yang disita atau diamankan Tim Jampidsus dari penggeledahan yang dilakukan di KLHK.

Harli mengatakan, tidak ada pihak yang diamankan dari kegiatan paksa tersebut.

"Nggak ada pihak yang diamankan, mengenai barbuk (barang bukti) kita nggak ada info," ujar Harli.

Dirinya mengatakan, penyidik Jampidsus pasti akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dibutuhkan keterangannya.

"Nanti kita ikuti pihak mana saja yang dipanggil," kata Harli.

Sebelumnya, Tim Jampidsus Kejagung melakukan penggeledahan di KLHK, Kamis (3/10/2024).

Kegiatan paksa dilakukan berkaitan dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi, dalam tata kelola lahan tahun 2016-2024.[rey]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK