Rupiah Makin Perkasa! Tembus Level Terkuat November Berkat Sentimen Global dan BI
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Nilai tukar Rupiah kembali menunjukkan kekuatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (27/11/2025). Rupiah ditutup terapresiasi sebesar 0,12% ke posisi Rp16.635/US$, menjadikannya level penutupan…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Nilai tukar Rupiah kembali menunjukkan kekuatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (27/11/2025). Rupiah ditutup terapresiasi sebesar 0,12% ke posisi Rp16.635/US$, menjadikannya level penutupan terkuat sepanjang bulan November. Penguatan mata uang Garuda ini sejalan dengan tren pelemahan dolar AS secara global dan ditopang oleh fundamental ekonomi domestik yang solid.
Dolar AS Melemah, Rupiah Melaju
Penguatan rupiah didorong oleh sentimen global, khususnya prospek kebijakan moneter AS. Tekanan terhadap dolar AS (DXY) meningkat setelah munculnya kabar bahwa Kevin Hassett menjadi kandidat kuat Ketua Federal Reserve (The Fed) menggantikan Jerome Powell. Hassett dikenal sebagai sosok dovish, pandangan yang umumnya dianggap bearish bagi dolar AS di pasar global. Pelemahan dolar yang terbatas ini memberi ruang bagi mata uang emerging markets untuk menguat.
Jaminan Stabilitas dari Bank Indonesia
Dari dalam negeri, stabilitas rupiah diperkuat oleh pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Ia menegaskan bahwa pergerakan rupiah akan lebih stabil ke depan, didukung oleh fundamental ekonomi domestik seperti imbal hasil yang menarik, inflasi terkendali, dan prospek ekonomi yang cerah. BI juga menjamin akan terus menjaga stabilitas melalui intervensi terukur di pasar spot dan Non-Delivery Forward (NDF), serta kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) untuk menjaga pasokan dolar.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.