Fakta Nasional

Rupiah Menguat Usai Keputusan Trump untuk Tidak Terlibat Langsung dalam Konflik Iran dan Israel

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menarik perhatian pelaku pasar. Pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025, rupiah ditutup menguat di kisaran Rp 16.350–Rp 16.410 per USD. Analis Bank Woori Saudara, Rull…

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 20 June 2025 📖 1 menit
Rupiah Menguat Usai Keputusan Trump untuk Tidak Terlibat Langsung dalam Konflik Iran dan Israel
/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali menarik perhatian pelaku pasar. Pada perdagangan Jumat, 20 Juni 2025, rupiah ditutup menguat di kisaran Rp 16.350–Rp 16.410 per USD.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, menyebut bahwa sentimen global menjadi kunci utama penguatan ini.

Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk tidak terlibat langsung dalam kemungkinan serangan militer terhadap Iran menjadi katalis positif.

Pernyataan resmi Trump membantah klaim The Wall Street Journal bahwa ia telah menyetujui rencana serangan bersama Israel.

Meskipun ketegangan Israel–Iran masih tinggi, pasar mencermati sikap AS yang memilih menunggu perkembangan lanjutan, termasuk respons Iran terhadap program nuklir di Fordo.

Tak hanya faktor eksternal, prospek penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-rate) menambah dukungan. Pada RDG 17–18 Juni 2025, BI memutuskan mempertahankan BI-rate di level 5,5%.

Namun, pasar optimis BI akan mulai memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya, seiring meredanya tekanan inflasi. Ekspektasi pelonggaran moneter turut memacu aliran modal ke aset rupiah.

Kombinasi sentimen global dan domestik menciptakan ruang bagi rupiah untuk menguat.

Pelaku pasar disarankan terus memantau pernyataan resmi Trump dan data inflasi domestik sebagai indikator arah pergerakan nilai tukar.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK