Fakta Nasional

Saat Orang Benar Dipaksa Minta Maaf ke Orang Salah, Satpam vs Alphard Pak Polisi

TIDAK semua orang yang salah itu minta maaf pada orang yang benar. Kadang orang yang benarlah yang justru harus, bahkan terpaksa, minta maaf pada orang yang salah. Agar hidup orang yang benar itu tidak menderita akibat orang yang salah. Kira-kira be…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 25 July 2026 📖 1 menit
Saat Orang Benar Dipaksa Minta Maaf ke Orang Salah, Satpam vs Alphard Pak Polisi
) -->

TIDAK semua orang yang salah itu minta maaf pada orang yang benar. Kadang orang yang benarlah yang justru harus, bahkan terpaksa, minta maaf pada orang yang salah. Agar hidup orang yang benar itu tidak menderita akibat orang yang salah.

Kira-kira begitulah nasib seorang satpam didekat Bundaran HI, di Jakarta. Fiktor Harefa, namanya. Perantau Sumatera yang mencoba peruntungan hidup di Jakarta sebagai seorang satpam didekat Bundaran HI, yang sangat melegenda itu.

Sebuah mobil Alphard menerobos lampu merah, lalu ditegur satpam bernama Fiktor itu. Lalu sopir dan dua penumpangnya pula yang marah dan turun menyeret Fiktor ke pos polisi dan mengintimidasi, hingga sang satpam diancam akan dipecat.

Peristiwa ini, awalnya diungkapkan Fiktor diakun media sosialnya. Ia bahkan mengatakan sampai sujud kepada sopir dan penumpang mobil Alphard itu. Ia ketakutan sekali kehilangan pekerjaan, hingga menuai simpati netizen dan mencari tahu peristiwa yang sebenarnya.

CCTV beredar, rasa ingin tahu publik meningkat, hingga Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun ikut berbicara dan membela satpam itu. Cuaca mulai berbalik arah. Satpam yang ketakutan itu mendapatkan simpati publik. No viral, no justice.

Usut punya usut, ternyata sopir dan penumpang mobil Alphard itu adalah anggota polisi Polda Jawa Barat. Pantas saja, satpam itu ketakutan. Ia menegur penyengat, hingga penyengat itu balik menyengat dirinya, hingga ampun-ampuni.

Biasalah, kalau situasi sudah seperti ini, aparat yang arogan itu buru-buru mencari jalannya sendiri. Bahkan, mobil Alphard-nya punya siapa, juga mulai dipertanyakan. Ternyata, plat mobilnya pun, plat mobil bodong. Dasar tak tahu malu.

Gaya betul anggota polisi menelusuri jalan-jalan di Jakarta pakai mobil Alphard bodong? Saat melanggar aturan lalu lintas, balik pula mengancam orang yang mengingatkannya. Harusnya, satpam itu tak mau menempuh jalan damai, tapi entahlah? Kalau diperturutkan tetap saja "orang kecil" yang menderita

Penulis: ERIZAL (Pegiat Media Sosial)

Sumber: FB @erizal.sastra


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK