Saham Grup Haji Isam Anjlok Berjamaah, PGUN dan JARR Sentuh ARB
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dua saham emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, yakni PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), kompak anjlok hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) pa…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Dua saham emiten yang terafiliasi dengan pengusaha Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, yakni PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), kompak anjlok hingga menyentuh Auto Reject Bawah (ARB) pada perdagangan Kamis (16/10/2025). Kedua saham ini ambles 15%, melanjutkan tren koreksi tajam dalam beberapa hari terakhir.
Saham PGUN terjun bebas ke level Rp 20.350, sementara JARR juga bernasib sama. Pelemahan drastis ini terjadi setelah periode kenaikan fantastis yang dialami keduanya sejak Juli 2025. Fenomena ini menunjukkan betapa tingginya volatilitas di pasar saham, di mana kenaikan ribuan persen dapat diikuti dengan koreksi yang sama tajamnya.
Sejak Juli hingga puncaknya pada 13 Oktober 2025, saham PGUN dan JARR telah meroket secara luar biasa. PGUN yang awalnya berada di level Rp 540 melesat hingga sempat menyentuh harga tertinggi Rp 29.525. Begitu pula dengan JARR yang terbang hingga 2.097,58% dalam periode yang sama. Kenaikan yang tidak wajar ini bahkan membuat Bursa Efek Indonesia (BEI) beberapa kali melakukan suspensi (penghentian sementara perdagangan) terhadap kedua saham tersebut untuk meredam volatilitas.
Setelah mencapai puncaknya, kedua saham ini berbalik arah dengan cepat. Hanya dalam tiga hari perdagangan, saham PGUN sudah merosot lebih dari 31%. Sementara itu, saham JARR telah anjlok 38,23% dalam empat hari terakhir. Penurunan tajam ini menjadi pengingat bagi investor tentang risiko besar di balik saham-saham dengan kenaikan harga yang sangat spekulatif. Investor perlu waspada terhadap potensi aksi ambil untung besar-besaran yang bisa memicu penurunan lebih lanjut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.