Fakta Nasional

Sambut Imlek 2577 Kongzili, Habib Syakur: Perkokoh Kebersamaan untuk Kemajuan Indonesia

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Iniastor Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengajak seluruh anak bangsa Indonesia untuk bersama-sama memeriahkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dirayakan pada 16 dan 17 Februari 2026. "K…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 12 February 2026 📖 2 menit
Sambut Imlek 2577 Kongzili, Habib Syakur: Perkokoh Kebersamaan untuk Kemajuan Indonesia
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Iniastor Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid mengajak seluruh anak bangsa Indonesia untuk bersama-sama memeriahkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dirayakan pada 16 dan 17 Februari 2026.

"Kita tidak lama lagi akan memasuki hari raya Imlek 2577 Kongzili. Ini momen bahagia dan harus dimaknai sebagai hari yang penuh dengan kemanusiaan, penuh dengan kasih sayang sebagai budaya nasional kita bangsa Indonesia," kata Habib Syakur kepada awak media, Kamis (12/2/2026).

Habib Syakur menilai hari raya Imlek merupakan salah satu kekayaan nasional bangsa Indonesia yang lahir dari saudara-saudara keluarga Tionghoa.

"Imlek adalah salah satu perwujudan nasional kita sebagai bangsa yang kaya akan budaya, adat istiadat. Indonesia negara majemuk dengan prinsip kehidupan yang luhur. Mari kita sama-sama meriahkan Imlek, mewujudkan keluhuran Pertiwi dalam harmoni kebijaksanaan," lanjut Habib Syakur.
Habib Syakur menyebut semangat nasionalisme terkandung dalam perayaan Imlek, dimana banyak anak bangsa Indonesia keturunan Tionghoa yang telah memberi simbangsih sangat besar bagi kemajuan Indonesia Raya.

Ulama asal Malang Raya ini menilai saudara-saudara pengusaha Tionghoa telah membuktikan jiwa nasionalisme yang sangat tinggi dalam membangun perekonomian nasional.

Contohnya, kata Habib Syakur, banyak pengusaha-pengusaha nasional seperti Tomy Winata, Aguan, Anthoni Salim, Dato' Sri Tahir, Sukanto Tanonoto, Prayogo Pangestu, dan banyak lagi pengusaha nasional yang telah mendedikasikan dirinya untuk kemampuan dan kemakmuran bangsa Indoensia.

"Ada budaya Tionghoa yang menjadikan etika ke-Indonesiaan sebagai sesuatu yang sakral. Kita harus bersyukur punya saudara sebangsa dan setanah air Indonesia dari Tionghoa. Kita sama-sama lahir dan besar di Indonesia. Ayo perkuat persatuan dan kebersamaan di Hari Raya Imlek," jelas Habib Syakur.

"Mari kita bangun budaya persatuan, saling menghormati dan saling menghargai. Hargailah saudara kita, maka kita pun akan dihargai. Itulah kebersamaan bangsa Indonesia," tuntas Habib Syakur.

Hari Raya Imlek telah masuk dalam kalender hari libur Nasional. Adapun dalam SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, ada dua hari libur Imlek.

Pertama: Senin 16 Februari 2026: Cuti bersama Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili Kedua: Selasa, 17 Februari 2026: Libur nasional Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK