Sambut Pimpinan dan Dewas KPK Terpilih, Adies Kadir Harapkan Reformasi Pemberantasan Korupsi
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK periode 2024-2029. Proses seleksi yang berlangsung melalui fit a…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK periode 2024-2029. Proses seleksi yang berlangsung melalui fit and proper test di Komisi III DPR RI tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemimpin yang berintegritas dan membawa pembaruan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Selamat atas terpilihnya pimpinan KPK, khususnya Ketua KPK Setyo Budiyanto. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari korupsi,” ujar Adies Kadir, Jumat (22/11/2024).
Lima pimpinan KPK yang terpilih adalah Setyo Budiyanto (Ketua), Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono. Setyo Budiyanto mendapatkan 46 dari total 48 suara dalam rapat pleno Komisi III DPR RI.
Sementara itu, anggota Dewas KPK yang terpilih adalah Wisnu Baroto, Benny Mamoto, Gusrizal, Sumpeno, dan Chisca Mirawati. Nama-nama tersebut akan disahkan dalam rapat paripurna DPR pekan depan sebelum dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
Adies menegaskan bahwa pemilihan ini dilakukan melalui proses yang transparan dan selektif, sesuai dengan surat presiden (Surpres) nomor R60/PRES/11/2024 yang diajukan pada 4 November 2024. Proses ini bertujuan memastikan bahwa pimpinan dan Dewas KPK terpilih memiliki kompetensi, kapabilitas, dan rekam jejak yang mumpuni dalam pemberantasan korupsi.
“Proses ini merupakan langkah penting untuk memastikan hadirnya pemimpin yang profesional dan berdedikasi dalam memperkuat fungsi KPK,” jelas Adies, yang juga anggota Komisi III DPR RI.
Adies berharap pimpinan dan Dewas KPK yang baru dapat membawa reformasi di tubuh KPK, terutama di tengah menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti-korupsi tersebut. Berdasarkan survei Indikator Politik pada Oktober 2024, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPK hanya berada di angka 51%.
“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pimpinan KPK yang baru. Mereka harus mampu mengembalikan kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas,” tegas Legislator dari Dapil Jawa Timur I itu.
Adies juga mendorong pimpinan KPK untuk menjalin kolaborasi erat dengan lembaga penegak hukum lainnya guna menciptakan sinergi dalam pemberantasan korupsi.
“KPK tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak sangat diperlukan agar pemberantasan korupsi lebih efektif,” imbuhnya.
Menurut Adies, kehadiran pimpinan KPK dari latar belakang aparat penegak hukum akan memberikan perspektif yang segar dalam menjalankan tugas KPK. Ia optimistis para pemimpin ini mampu membawa inovasi dalam strategi pencegahan dan penindakan korupsi.
“KPK membutuhkan pembaruan berkelanjutan, baik dalam pendekatan maupun kebijakan, untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks di era modern ini,” paparnya.
Adies juga mengajak masyarakat untuk mendukung para pimpinan dan Dewas KPK terpilih dalam menjalankan tugas mereka. “Berikan kesempatan kepada mereka untuk membuktikan diri. Mari kita dukung bersama upaya mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi,” pungkasnya.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.