Fakta Nasional

Samsung dan Turkish Airlines Luncurkan Layanan Pelacakan Bagasi Pintar

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET – Samsung mengumumkan kolaborasi strategis dengan Turkish Airlines untuk memperkenalkan layanan pelacakan bagasi baru. Kemitraan ini menghasilkan "Smart Tagged Baggage Service," yang memungkinkan penumpang maskapai penerbang…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 03 December 2025 📖 1 menit
Samsung dan Turkish Airlines Luncurkan Layanan Pelacakan Bagasi Pintar
Samsung/(ig)

TEKNO, FAKTANASIONAL.NET – Samsung mengumumkan kolaborasi strategis dengan Turkish Airlines untuk memperkenalkan layanan pelacakan bagasi baru. Kemitraan ini menghasilkan "Smart Tagged Baggage Service," yang memungkinkan penumpang maskapai penerbangan tersebut untuk melacak lokasi tas mereka yang hilang atau tertunda menggunakan layanan pelacakan lokasi Samsung, SmartThings Find.

Cara Kerja Galaxy SmartTag dan Laporan Kehilangan

Inti dari layanan ini adalah penggunaan perangkat kecil Galaxy SmartTag yang diletakkan di dalam bagasi penumpang. Jika bagasi hilang atau tertunda, penumpang dapat mengirimkan tautan berisi data lokasi dari SmartThings Find ke Turkish Airlines saat membuat laporan kehilangan. Untuk memudahkan identifikasi, penumpang juga dapat menggunakan fitur Change Device Image di aplikasi SmartThings Find untuk mengunggah foto tas mereka yang sebenarnya.

Jaringan Luas SmartThings Find dan Rencana Ekspansi

SmartThings Find memanfaatkan teknologi Bluetooth Low Energy dan ultra-wideband untuk melacak perangkat Galaxy dalam jaringan global yang mencakup lebih dari 700 juta perangkat. Keandalan jaringan yang luas ini menjadi kunci sukses pelacakan bagasi. Samsung memiliki rencana untuk memperluas kolaborasi "Smart Tagged Baggage Service" ini dengan maskapai penerbangan tambahan di masa depan, memperkuat ekosistem pelacakan barang global.[dit]

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK