Saring 750 Atlet, Kemhan Pertandingkan Kejuaraan Menembak Penyandang Disabilitas 2026
FAKTANASIONAL.NET - Pusat Kesehatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Puskeshan Kemhan) bersama PB Perbakin menggelar Kejuaraan Menembak Dalam Negeri Penyandang Disabilitas Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/8/20…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pusat Kesehatan Pertahanan Kementerian Pertahanan (Puskeshan Kemhan) bersama PB Perbakin menggelar Kejuaraan Menembak Dalam Negeri Penyandang Disabilitas Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, pada Kamis (6/8/2026).
Ajang bergengsi ini diselenggarakan sebagai wadah pembinaan sekaligus pembuktian potensi para atlet disabilitas untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Sebanyak 750 peserta memadati arena pertandingan.
Mereka berasal dari jajaran Puskeshan Kemhan, Pelatnas NPCI, hingga perwakilan NPC provinsi dan daerah, seperti DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kota Bandung, Bogor, Depok, serta Kabupaten Bogor dan Indramayu.
Baca Juga: Revolusi Layanan Haji 2026: Kemenhaj Jamin Fasilitas Inklusif Bagi Lansia dan Disabilitas
Dalam amanat pembukaan kejuaraan, Plt. Kapuskeshan Kemhan Brigjen TNI Sunaryo Kusumo menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti mengukir prestasi.
"Dari setiap keterbatasan selalu lahir kekuatan dan dari setiap perjuangan akan lahir prestasi yang membanggakan," tegaskannya.
Kejuaraan menembak ini memperandingkan beberapa kelas dan kategori, antara lain:
-
10 Meter Air Pistol (Putra & Putri)
-
10 Meter Air Rifle Prone SH1 (Putra & Putri)
-
10 Meter Air Rifle Standing SH1 (Putra & Putri)
-
10 Meter Air Rifle Prone & Standing SH2 (Putra & Putri)
Rangkaian ajang kejuaraan ini resmi ditutup oleh Analis Kebijakan Madya Bidang Manajemen dan Perumahsakitan Puskeshan Kemhan, Kolonel Inf Mukimin.
Saat membacakan amanat penutupan Plt. Kapuskeshan Kemhan, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta.
"Selamat kepada para peserta yang telah meraih prestasi. Pertahankan dan tingkatkan terus kemampuan yang dimiliki. Kepada peserta yang belum berhasil meraih prestasi, diharapkan terus berlatih, karena kegagalan adalah proses bertumbuh menuju pengembangan potensi diri," ungkap Kolonel Inf Mukimin membacakan amanat tersebut.
Melalui kejuaraan ini, Kemhan dan Perbakin berharap dapat terus mencetak atlet-atlet tembak disabilitas yang tangguh serta mampu membawakan medali bagi Indonesia di berbagai ajang internasional kelak.
Baca Juga: Megawati Tunjukkan Kepedulian Tulus pada Disabilitas
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.