Fakta Nasional

Sekda Pontianak Tekankan Pentingnya Keprotokolan dan Komunikasi Publik bagi Perangkat Daerah

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menekankan pentingnya pemahaman keprotokolan dan komunikasi publik bagi seluruh perangkat daerah saat membuka Forum Komunikasi Publik Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Rabu (…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Natash Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 11 June 2026 📖 2 menit
Sekda Pontianak Tekankan Pentingnya Keprotokolan dan Komunikasi Publik bagi Perangkat Daerah
Sekda Pontianak Amirullah membuka Forum Komunikasi Publik dan menekankan pentingnya keprotokolan serta komunikasi publik bagi perangkat daerah.
) -->

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menekankan pentingnya pemahaman keprotokolan dan komunikasi publik bagi seluruh perangkat daerah saat membuka Forum Komunikasi Publik Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Rabu (10/6/2026).

Menurut Amirullah, aktivitas pemerintahan sehari-hari tidak dapat dipisahkan dari aspek keprotokolan dan komunikasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa setiap aparatur pemerintah perlu memahami dasar-dasar keprotokolan mulai dari tata acara, urutan kegiatan, penyambutan tamu, ketepatan waktu, hingga ketentuan berpakaian dalam kegiatan resmi.

“Hal-hal sederhana terkait keprotokolan harus kita pahami. Bagaimana tata acara sebuah kegiatan, urut-urutan kegiatan, penyambutan tamu, ketepatan waktu, sampai dress code, itu tidak terlepas dari keprotokolan,” katanya.

Amirullah menilai pemahaman keprotokolan tidak hanya dibutuhkan oleh bagian protokol, tetapi juga harus dimiliki seluruh organisasi perangkat daerah karena setiap OPD berpotensi menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan pimpinan, tamu, maupun masyarakat.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan pemerintahan yang tertata dan sesuai ketentuan akan memberikan kesan profesional serta mendukung kelancaran agenda pemerintahan.

“Pengetahuan ini harus dimiliki oleh kawan-kawan di seluruh OPD. Bagaimana memperlakukan tamu, bagaimana menyiapkan acara, semuanya perlu dipahami,” jelasnya.

Selain membahas keprotokolan, forum tersebut juga menjadi sarana peningkatan kapasitas aparatur dalam bidang komunikasi publik yang dinilai semakin penting di era digital.

Amirullah mengatakan pemerintah daerah harus mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat secara tepat melalui berbagai saluran komunikasi, baik media cetak, media elektronik, media daring, maupun media sosial.

Ia menegaskan bahwa seluruh program pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat perlu diinformasikan secara baik agar dapat dipahami oleh publik.

“Informasi yang kita sampaikan melalui media sosial tidak hanya dibaca di lingkup administrasi Kota Pontianak, tetapi seluruh dunia bisa mengakses informasi itu,” ungkapnya.

Karena itu, menurut Amirullah, setiap informasi yang akan dipublikasikan harus melalui proses verifikasi dan pengecekan agar akurat serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Dalam mengkomunikasikan juga ada aturan, tata cara, dan kaidahnya. Tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi harus ada mekanisme check and balance. Dicek dulu, benar atau tidak, baru diinformasikan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa strategi komunikasi publik juga harus disesuaikan dengan sasaran audiens yang dituju, baik masyarakat lokal, nasional, maupun internasional.

“Apakah informasi itu untuk warga Kota Pontianak saja, untuk seluruh Indonesia, atau untuk mempublikasikan Pontianak ke dunia, cara menyampaikannya tentu berbeda,” katanya.

Amirullah juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kemampuan komunikasi dan terbuka terhadap berbagai masukan, termasuk dari kalangan media massa.

Menurutnya, media memiliki jangkauan yang luas dan perspektif yang dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Masukan dari media sangat penting, karena jangkauan media lebih lebar dan sudut pandangnya tentu dari perspektif media. Kalau kami dari pemerintahan, sudut pandangnya sebagai pelaksana pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap komunikasi publik yang baik mampu menyebarkan informasi positif, membangun optimisme masyarakat, serta mendorong partisipasi publik dalam mendukung pembangunan Kota Pontianak.

“Dari informasi-informasi ini diharapkan tersebar informasi positif dan optimisme tentang Kota Pontianak yang terus membangun, tumbuh, dan berkembang,” pungkasnya.

(*Red)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK