Semarak Banua QRIStival 2026: Bank Kalsel dan BI Percepat Digitalisasi Ekonomi Banjarmasin
FAKTANASIONAL.NET - Kawasan ikonik Siring Nol Kilometer di Banjarmasin kembali menjadi episentrum perhatian publik akhir pekan lalu. Bank Kalsel menunjukkan komitmen kuatnya dalam menyukseskan perhelatan akbar Banua QRIStival 2026 yang digagas langs…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Kawasan ikonik Siring Nol Kilometer di Banjarmasin kembali menjadi episentrum perhatian publik akhir pekan lalu.
Bank Kalsel menunjukkan komitmen kuatnya dalam menyukseskan perhelatan akbar Banua QRIStival 2026 yang digagas langsung oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalimantan Selatan.
Melansir dari keterangan resmi BI Kalsel pada Senin, acara meriah ini dirancang bukan sekadar sebagai ajang hiburan warga kota, melainkan sebagai langkah strategis untuk mempercepat adopsi digitalisasi sistem pembayaran melalui instrumen Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di pelosok Banua.
Puncak perhelatan yang jatuh pada hari Minggu (24/5) ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Harian (PLH) Sekda Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil. Rangkaian acara disambut antusiasme luar biasa dari ribuan warga Banjarmasin dan sekitarnya.
Acara diawali dengan fun run yang menyusuri rute strategis mulai dari Siring Nol Kilometer, Jalan A Yani, Jalan Djok Mentaya, hingga Jalan Lambung Mangkurat, sebelum kembali finis di tepian sungai Martapura yang menawan.
Setelah keringat terperas di lintasan lari, kegiatan dilanjutkan dengan panggung hiburan rakyat, sesi edukasi transaksi digital interaktif, bursa kuliner UMKM lokal, hingga pengundian ragam hadiah menarik.
Dalam sambutannya, Subhan Noor Yaumil memberikan apresiasi mendalam kepada Bank Indonesia dan seluruh mitra perbankan atas suksesnya gelaran ini.
Beliau menilai bahwa digitalisasi pembayaran adalah pilar utama pendukung kemudahan transaksi modern sekaligus fondasi kuat ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Selatan.
“Pembayaran melalui QRIS memiliki banyak keunggulan nyata di lapangan, di antaranya praktis, jauh lebih cepat, bersifat universal untuk berbagai aplikasi, serta jaminan keamanannya tinggi,” papar Subhan.
Fakta di lapangan turut mengonfirmasi tren positif tersebut. Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, mengungkapkan bahwa penetrasi QRIS di Kalsel melesat tajam.
Hingga detik ini, jumlah pengguna aktif QRIS telah menembus angka 832 ribu orang. Di sisi ekosistem bisnis, tak kurang dari 560 ribu merchant telah memanfaatkan layanan ini dengan total perputaran mencapai 24,7 juta transaksi.
“Pertumbuhan transaksi digital melalui QRIS terus meningkat. Kami akan terus mendorong perluasan ekosistem ini agar manfaatnya kian terasa di seluruh penjuru Kalsel,” tutup Fadjar.
QRIStival yang disemarakkan lomba musik tradisional dan fashion show sasirangan ini terbukti sukses mengawinkan literasi keuangan modern dengan kearifan budaya lokal khas Banjarmasin.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.