Bongkar Korupsi BGN, Sony Sanjaya Siap Jadi Justice Collaborator
KRISNA Murti yang menjadi pengacara mantan kepala BGN Sony Sanjaya, mengatakan bahwa kliennya mau mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC). Artinya, ia sudah mengaku perbuatannya dan mau membongkar pelaku tindak pidana lainnya dengan cara b…
Dengarkan Ringkasan
KRISNA Murti yang menjadi pengacara mantan kepala BGN Sony Sanjaya, mengatakan bahwa kliennya mau mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC).
Artinya, ia sudah mengaku perbuatannya dan mau membongkar pelaku tindak pidana lainnya dengan cara bekerja sama dengan penyidik Kejagung. Ini seru.
Kalau benar tersangka Sony Sanjaya mengajukan diri sebagai JC, tentu bagus sekali dan layak untuk didukung. Berarti, kasus yang dialaminya tidak saja tidak mengada-ada, tapi juga masih ada yang tersembunyi, dan bukan mustahil, jauh lebih besar lagi. Saling bongkar di antara pelaku tindak pidana sangat menguntungkan bagi penyidik dan publik itu sendiri.
Krisna Murti sebagai pengacara tersangka Sony Sanjaya, mengatakan sudah berkoordinasi dengan penyidik Kejagung dan Senin besok, surat resmi pengajuan sebagai JC itu akan segera dimasukkan. Sebagai orang yang berlatar belakang reserse, Sony Sanjaya, tentu tahu apa yang harus dilakukannya.
Tentu, penyidik Kejagung juga akan mempelajari keterangan atau informasi apa yang dimiliki oleh Sony Sanjaya, dan apakah benar adanya atau sekadar mengada-ada pula? Harapan publik tentu kasus ini dibongkar hingga keakar-akarnya, agar program MBG, yang masih terus berjalan ini bisa jadi lebih baik.
Semoga saja rencana pengajuan JC ini bukanlah gertakan di akhir pekan, yang justru ingin agar kasus ini, tidak dibongkar keakar-akarnya atau pihak tersangka ingin diberikan keistimewaan tersendiri pula. Artinya, rencana pengajuan JC ini pesan terhadap seseorang agar orang itu tidak memperlakukan kliennya secara semena-mena. Siapa yang tahu?
Yang jelas, kasus ini kasus "kelas atas" yang bisa jadi belum terbongkar semuanya. Siapakah yang berani menekan Sony Sanjaya, kalau bukan orang itu pasti punya posisi yang lebih tinggi lagi? Hanya saja, jangan sampai, pintu yang sudah dibuka lebar-lebar oleh Presiden Prabowo ini, justru ingin ditutup lagi dengan adanya rencana pengajuan JC ini.[***]
Penulis: Erizal, Direktur ABC Riset and Consulting.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.