Sidak Makan Gratis: BGN Tutup Paksa Dapur yang Tak Penuhi Standar Gizi!
FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menunjukkan "taringnya" dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) di berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN memastikan tidak ada…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menunjukkan "taringnya" dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui serangkaian inspeksi mendadak (sidak) di berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), BGN memastikan tidak ada ruang bagi kelalaian. Langkah tegas ini diambil demi menjaga kepercayaan publik yang sangat tinggi terhadap program strategis nasional tersebut.
Data dari RISED menunjukkan dukungan masif, di mana 85 persen masyarakat berpenghasilan rendah sangat bergantung pada program ini.
Dikutip Sabtu 28 Maret 2026, Direktur RISED, Fajar Rahmadi, menegaskan bahwa standarisasi higienitas adalah harga mati. Menurutnya, tindakan BGN untuk menutup sementara unit yang bermasalah adalah langkah perbaikan yang sangat tepat.
Dalam sidak terbaru, Brigjen TNI Albertus Dony Dewantoro dari BGN menemukan fakta mengejutkan di salah satu lokasi. Ia mendapati proses memasak dilakukan di lantai terbuka dengan pekerja yang tidak berseragam.
"Ini harus direlokasi," tegasnya saat melihat kondisi dapur yang jauh dari standar kelayakan. Penemuan ini memicu evaluasi total terhadap mitra penyedia layanan.
BGN berkomitmen tidak akan berkompromi dengan kualitas menu maupun ketepatan waktu pengantaran. Program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, melainkan upaya negara untuk meningkatkan kualitas SDM.
Dengan adanya pengawasan ketat, diharapkan anggaran negara benar-benar menghasilkan layanan gizi prima yang mampu dirasakan manfaatnya secara langsung oleh generasi muda.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.