Fakta Nasional

Sikapi Ketegangan Timur Tengah, Pertamina Aktifkan Contingency Plan dan Diversifikasi Pasokan Energi

FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina (Persero) resmi menyiagakan langkah mitigasi menyeluruh guna mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah yang mulai mengganggu rantai pasok energi dunia. Langkah ini diambil untuk memastikan stok Bahan Bakar Minyak…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 19 March 2026 📖 2 menit
Sikapi Ketegangan Timur Tengah, Pertamina Aktifkan Contingency Plan dan Diversifikasi Pasokan Energi
BPS melaporkan penyesuaian harga BBM non-subsidi dan tarif angkutan udara menjadi motor utama inflasi pada Mei 2026./Dok. Pertamina

FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina (Persero) resmi menyiagakan langkah mitigasi menyeluruh guna mengantisipasi dampak konflik di Timur Tengah yang mulai mengganggu rantai pasok energi dunia.

Langkah ini diambil untuk memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG di dalam negeri tetap aman di tengah dinamika geopolitik yang fluktuatif.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa perusahaan telah menyiapkan skenario operasional khusus agar distribusi energi ke masyarakat tidak terputus.

Strategi Diversifikasi dan Mitigasi

Salah satu poin utama dalam rencana pertahanan energi nasional ini adalah pengurangan ketergantungan pada satu wilayah sumber pasokan. Pertamina kini memperluas radar pencarian pasokan dari berbagai negara untuk menjaga stabilitas.

“Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina telah menjalankan rencana mitigasi dan contingency plan, supaya pasokan energi tetap berjalan dengan baik,” ujar Baron dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).

Diversifikasi ini diharapkan menjadi benteng saat jalur distribusi utama dunia mengalami gangguan.

Selain itu, Pertamina memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelaraskan kebijakan strategis di sektor energi nasional.

Pengawasan Lapangan dan Tindak Tegas Penimbunan

Di sisi hilir, Pertamina tidak bekerja sendiri. Koordinasi intensif dilakukan bersama aparat penegak hukum (APH) dan pemerintah daerah untuk memantau titik-titik distribusi.

Fokus utamanya adalah mencegah praktik ilegal yang memanfaatkan situasi global untuk keuntungan pribadi.

“Pertamina bersama aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah terus melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar. Kami juga mendukung penegakan hukum terhadap praktik penimbunan maupun penyalahgunaan energi,” tegas Baron.

Ajakan Transisi dan Penghematan Energi

Menghadapi faktor eksternal yang sulit diprediksi, Pertamina mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola konsumsi energi.

Kesadaran kolektif untuk berhemat dianggap sebagai kunci ketahanan energi nasional yang paling efektif.

Sesuai dengan arahan Presiden, masyarakat juga didorong untuk mulai beralih ke energi alternatif dalam aktivitas harian, seperti penggunaan peralatan listrik untuk keperluan dapur guna mengurangi beban konsumsi LPG.

“Sejalan dengan imbauan Presiden, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggunakan energi secara bijak sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional,” tutup Baron.

Melalui kombinasi strategi diversifikasi pasokan di hulu dan penghematan di sisi konsumen, pemerintah optimis Indonesia mampu melewati tekanan krisis energi global tahun 2026 ini dengan stabilitas yang terjaga.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK