Fakta Nasional

Sikat Habis Pangsa Pasar! Bank Mandiri Kucurkan Rp167 Triliun untuk Kredit Hijau

FAKTANASIONAL.NET - Bank Mandiri semakin mempertegas dominasinya dalam sektor keuangan berkelanjutan di Indonesia. Memaknai momentum Hari Bumi 2026 pada minggu ini, emiten perbankan berlogo pita emas tersebut membuktikan bahwa aspek keberlanjutan bu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 26 April 2026 📖 1 menit
Sikat Habis Pangsa Pasar! Bank Mandiri Kucurkan Rp167 Triliun untuk Kredit Hijau
Sikat Habis Pangsa Pasar! Bank Mandiri Kucurkan Rp167 Triliun untuk Kredit Hijau/(pixabay)

FAKTANASIONAL.NET - Bank Mandiri semakin mempertegas dominasinya dalam sektor keuangan berkelanjutan di Indonesia.

Memaknai momentum Hari Bumi 2026 pada minggu ini, emiten perbankan berlogo pita emas tersebut membuktikan bahwa aspek keberlanjutan bukan sekadar tren, melainkan mesin pertumbuhan bisnis yang nyata melalui strategi ekonomi hijau yang terintegrasi.

Hingga Maret 2026, Bank Mandiri mencatatkan portofolio pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp320 triliun, tumbuh impresif 8,8% secara tahunan. Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Henry Panjaitan, mengungkapkan bahwa dari angka tersebut, porsi pembiayaan hijau mencapai Rp167 triliun.

Capaian ini membuat Mandiri menguasai lebih dari 35% pangsa pasar pembiayaan hijau nasional. Henry optimis pertumbuhan ini akan stabil di angka 7-9% hingga akhir tahun, didukung oleh pipeline proyek energi terbarukan dan perumahan inklusif.

Tidak hanya menyasar korporasi besar, Mandiri juga merambah segmen retail melalui platform Livin’ Planet di aplikasi Livin’ by Mandiri. Fitur terbaru ini memungkinkan nasabah menghitung jejak emisi dan membeli Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca (SPE-GRK).

Pada keterangan tertulis, Sabtu 25 April 2026, dijelaskan bahwa inisiatif ini bekerja sama dengan IDXCarbon untuk mendemokratisasi akses pasar karbon bagi masyarakat luas, sekaligus mendukung target Net Zero Operation perusahaan pada tahun 2030.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK