Sisi Miris dari Sosok Aktivis yang Menampakkan Bibit Arogan
TERNYATA , Fhatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, yang berdiri di atas mobil komando memimpin demontrasi mahasiswa UI, kemarin, di sekitaran Bundaran HI, memanggil para demonstran (mahasiswa UI) dengan panggilan anak-anak saya. Sungguh jiwa keibuan y…
Dengarkan Ringkasan
TERNYATA, Fhatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI, yang berdiri di atas mobil komando memimpin demontrasi mahasiswa UI, kemarin, di sekitaran Bundaran HI, memanggil para demonstran (mahasiswa UI) dengan panggilan anak-anak saya. Sungguh jiwa keibuan yang sangat besar dan kecepatan.
Menurut saya, jangankan orang yang sering dikatakan pendukung pemerintah, penjilat rezim, dan sebaiknya, orang yang netral pun melihat Fhatimah Azzahra, Wakil Ketua BEM UI itu, terlalu berlebihan. Aksi tak seberapa dan hanya mengharapkan dukungan atau belas kasihan media. Sihir media terlihat sekali mengenai Fhatimah.
Saya prihatin. Fhatimah Azzahra sama dengan Tyo Ardianto, mantan Ketua BEM UGM itu. Saya bayangkan Indonesia di tangan orang-orang dengan gaya yang seperti itu, akan jauh lebih buruk. Belum apa-apa sudah terlihat arogan. Agak sulit simpati rakyat bisa diraih dengan cara seperti itu. Simpati media mungkin bisa.
Belum apa-apa sudah terkena guna-guna popularitas. Sungguh pilu hatiku.
Sudah tuntutan tak jelas, lokasi aksi pun sembarangan, Bundaran HI. Memang, hanya menginginkan keributan. Bagi sebagian lain, mungkin akan tetap didukung dengan segala narasi yang kontra-pemerintah. Ya, itu sah-sah saja. Namanya demokrasi. Tapi negara ini tak bisa dipaksa "hamil tua" lewat layar kaca dan media semata.
Penulis: ERIZAL (Pemerhati Sosial dan Politik)
Sumber: FB @erizal.sastra
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.