Fakta Nasional

Situ Cibinong Rawan Bencana! Adhi Dharmo Minta Pemkab Bogor Evaluasi Ijin Proyek Hotel Aston and Harper

​CIBINONG, FAKTANASIONAL.NET - Proyek pembangunan kawasan Hotel Aston & Harper Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang dikelola PT Grand Wahid Pratama (GWP) menuai protes dari warga. Yoseph Aryo Adhi Dharmo, warga setempat yang juga dikenal s…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 06 January 2026 📖 2 menit
Situ Cibinong Rawan Bencana! Adhi Dharmo Minta Pemkab Bogor Evaluasi Ijin Proyek Hotel Aston and Harper

​CIBINONG, FAKTANASIONAL.NET - Proyek pembangunan kawasan Hotel Aston & Harper Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang dikelola PT Grand Wahid Pratama (GWP) menuai protes dari warga.

Yoseph Aryo Adhi Dharmo, warga setempat yang juga dikenal sebagai tokoh masyarakat, menyuarakan kekhawatiran mendalam terkait dampak sosial dan potensi bencana ekologis akibat proyek tersebut.[sah]

​Sebagai warga yang tinggal tepat di area terdampak, Adhi yang juga Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP) mempertanyakan proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) proyek tersebut.

Menurut dia, pengembang tidak memberikan solusi konkret terkait akses bagi warga dan anak-anak sekolah yang terhimpit oleh aktivitas proyek.

​"Saya sebagai warga di sini mempertanyakan Amdal pihak developer, khususnya mengenai dampak sosial bagi masyarakat sekitar. Proyek ini tidak memberikan akses yang layak untuk anak-anak sekolah dan warga sekitar proyek," tegas Adhi saat memberikan keterangan, Senin (05/01/2026).

​Selain masalah akses, Adhi menyoroti risiko keselamatan yang jauh lebih besar. Lokasi pembangunan hotel berada di dekat Situ Cibinong, di mana posisi air danau lebih tinggi daripada lahan pembangunan serta pemukiman warga. Dia khawatir pembangunan masif tanpa memperhitungkan daya dukung tanah untuk menyapan air akan menyebabkan bencana fatal.

"Atas dasar pertimbangan keselamatan nyawa manusia dan kelangsungan pendidikan di SMA serta TK Mardi Waluya, Adhi mendesak otoritas terkait untuk segera bertindak, khususnya yang membidangi lingkungan hidup (tambahan)"
Adhi mengingatkan kembali pada tragedi jebolnya tanggul Situ Gintung tahun 2009 silam. Tragedi itu menelan banyak korban jiwa dari masyarakat sekitar.

Dia pun menegaskan tragedi itu seharusnya sudah cukup sebagai peringatan keras bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Apalagi Bogor dikenal sebagai wilayah dengan curah hujan intens dan dataran tinggi yang rawan longsor.

​"Daerah ini (kawasan proyek Hotel Aston & Harper Cibinong) merupakan resapan air dari Situ Cibinong yang posisinya lebih tinggi dari lahan pembangunan. Terlebih, posisi sekolah Mardi Waluya berada di dataran rendah sehingga sangat rentan terdampak jika pembangunan dilakukan tanpa memperhitungkan daya dukung tanah untuk menyerap air dari danau," jelas dia.

​Kekhawatiran Adhi bukan tanpa alasan. Konstruksi beton yang masif di area resapan air dikhawatirkan akan memutus aliran alami air, yang pada gilirannya dapat memberikan tekanan berlebih pada tanggul Situ Cibinong.

​Atas dasar pertimbangan keselamatan nyawa manusia dan kelangsungan pendidikan di SMA serta TK Mardi Waluya, Adhi mendesak otoritas terkait untuk segera bertindak.

​"Bupati Bogor harus meninjau ulang pemberian izin Amdal pembangunan tersebut sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," pungkas Adhi.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK