Fakta Nasional

Skandal Korupsi CPO: Negara Rugi Rp 13 Triliun, 11 Tersangka Dijerat!

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali membongkar praktik lancung di sektor strategis nasional. Kali ini, sebanyak 11 orang resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola ekspor Crude Palm Oil (CPO…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 11 February 2026 📖 1 menit
Skandal Korupsi CPO: Negara Rugi Rp 13 Triliun, 11 Tersangka Dijerat!
Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna/net.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali membongkar praktik lancung di sektor strategis nasional. Kali ini, sebanyak 11 orang resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Oil Mill Effluent (POME).

Tak main-main, kerugian negara akibat skandal ini ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp 13 triliun. Kasus ini mencoreng wajah komoditas andalan Indonesia di mata dunia, dilansir pada 11 Febuari 2026.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa para tersangka merupakan perpaduan antara pejabat di Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan dan pihak swasta. Beberapa nama besar yang terseret di antaranya R. Fadjar Donny Tjahjadi (Direktur Keberatan dan Banding Bea Cukai) serta sejumlah pimpinan perusahaan seperti Yusrin Husin dari PT Mitra Agung Swadaya.

Mereka diduga kuat menyalahgunakan wewenang dan melakukan manipulasi administrasi demi keuntungan pribadi dalam proses verifikasi ekspor.

Modus yang digunakan meliputi manipulasi dokumen pengajuan hingga pemberian fasilitas ekspor yang tidak semestinya. Hingga saat ini, Kejagung terus mendalami peran masing-masing tersangka, termasuk potensi adanya keterlibatan pihak lain.

Mengingat dampak ekonomi yang sangat besar, publik mendesak agar penegakan hukum dilakukan secara transparan dan tuntas demi memulihkan integritas tata kelola sawit nasional.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK