Fakta Nasional

Skandal Penyiraman Air Keras KontraS: 4 Prajurit BAIS TNI Resmi Jadi Tersangka!

FAKTANASIONAL.NET - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, akhirnya menemui titik terang. Empat prajurit dari satuan Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Langkah tegas…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Wednesday, 01 April 2026 📖 1 menit
Skandal Penyiraman Air Keras KontraS: 4 Prajurit BAIS TNI Resmi Jadi Tersangka!
/Dok. Amnesty.id
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, akhirnya menemui titik terang. Empat prajurit dari satuan Detasemen Markas (Denma) BAIS TNI telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Langkah tegas ini diambil setelah penyelidikan mendalam mengungkap keterlibatan oknum dari matra Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Laut (AL).

Kabar terbaru menyebutkan bahwa para pelaku, yakni SL (Lettu), NDP (Kapten), BHW (Lettu), dan ES (Serda), tidak lagi menghirup udara bebas. Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan pada Selasa malam, 31 Maret 2026, bahwa keempatnya telah menjalani penahanan di instalasi tahanan militer Maximum Security Pomdam Jaya Guntur.

Penahanan ini ternyata sudah dilakukan sejak tanggal 18 Maret 2026 untuk memastikan proses hukum berjalan tanpa hambatan.

Di sisi lain, spekulasi mengenai adanya aktor sipil dalam drama kriminal ini terpatahkan. Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI pada Selasa, 31 Maret 2026, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menyatakan bahwa hingga proses penyerahan berkas ke Puspom TNI, penyidik tidak menemukan indikasi keterlibatan warga sipil.

Fokus pengadilan kini sepenuhnya berada di bawah yurisdiksi militer dengan jeratan pasal penganiayaan yang berat bagi para tersangka.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK